Yogyakarta
Kedisiplinan Melaksanakan Protokol Kesehatan Kunci Memutus Rantai Penularan Covid-19
Guru Besar Statistika UGM Prof Dedi Rosadi mengatakan kedisiplinan semua pihak melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah merupakan fa
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Guru Besar Statistika UGM Prof Dedi Rosadi mengatakan kedisiplinan semua pihak melaksanakan protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah merupakan faktor kunci dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.
Ia menjelaskan ada beberapa catatan penting yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini terkait dengan wacana new normal.
Salah satunya adalah angka perhitungan R0t (angka reproduksi/angka penularan waktu ke-t Covid-19) Covid-19 di Indonesia dalam beberapa hari terakhir masih disekitar 1.1.
Hal ini menunjukkan bahwa jika masyarakat tidak berhasil menjalankan protokol kesehatan secara disiplin maka kondisi belum bisa dikatakan sepenuhnya aman terhadap kemungkinan penularan lokal.
Mematuhi protokol kesehatan tersebut tidak berbeda dengan yang disampaikan oleh pemerintah.
• UPDATE Terkini Virus Corona di Indonesia 2 Juni 2020: Bertambah 609, Kasus Positif Kini Jadi 27.549
"Utamanya menggunakan masker ketika keluar rumah, rajin cuci tangan dengan menggunakan sabun, tangan tidak steril dilarang menyentuh bagian wajah yang berpotensi menjadi pintu masuk virus, dan memperhatikan anjuran distancing serta menghindari kerumunan," ujarnya Selasa (2/6/2020).
Kemudian, pengawasan maupun pengendalian yang ketat terhadap mobilitas penduduk baik domestik dan internasional yang diduga berpotensi mengakibatkan penularan virus.
Misalnya arus balik pasca lebaran, masih perlu menjadi perhatian di samping upaya efektif untuk pengendalian penyebaran lokal.
"Caranya melalui tracking dan karantina orang beresiko (PDP dan ODP) dan rapid testing yang terukur namun cukup masif terhadap potensi penularan orang tanpa gejala (OTG) terutama untuk daerah-daerah zona merah," kata dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/riwayat-6-pasien-baru-covid-19-di-yogyakarta-hingga-dinyatakan-positif-terinfeksi-virus-corona.jpg)