Bisnis

JagaUMKM, Langkah Hidupkan Gairah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah di tengah Pandemi Covid-19

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) hingga saat ini mencatat, terdapat 1.785 koperasi dan 16.313 UKM yang terdampak pandemi Covid

Istimewa
Tampilan website JagaUMKM.com merupakan tempat bertemunya usaha kecil dengan calon pembelinya sebagai upaya menumbuhkan geliat UMKM ditengah pandemi covid-19 

TRIBUNJOGJA.COM - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop) hingga saat ini mencatat, terdapat 1.785 koperasi dan 16.313 UKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Jumlah ini masih bisa bertambah lagi mengingat tidak ada yang tahu kapan kondisi ini akan membaik.

Oleh karena masalah tersebut, muncullah ide #JagaUMKM, yang mana merupakan sebuah inisiatif kolektif karyawan-karyawan di Qasir selaku startup pembuat aplikasi point of sales (aplikasi kasir digital).

Sederhananya, webiste JagaUMKM.com ini adalah wadah tempat bertemunya usaha kecil dengan calon pembelinya.

DPRD Desak Pemda DIY Libatkan Gapoktan dan Pelaku UKM dalam Pembelanjaan Jadup

"Dukungan dan stimulus yang diberikan untuk UMKM dari Pemerintah juga cukup banyak, namun mengingat cakupan Pemerintah sangatlah luas, belum lagi sistem dan birokrasi berlapis yang tentu saja membutuhkan waktu, membuat stimulus ini masih belum dapat dirasakan secara merata. Sementara, usahawan yang existing sudah sangat membutuhkan bantuan, ditambah lagi usahawan baru, yaitu mantan karyawan yang terkena PHK atau yang dirumahkan. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah baru juga bagi kita semua," tutur Rachmat Anggara, co-founder dan CMO Qasir, Jumat (29/5/2020).

Dijelaskan, melalui platform ini, calon pembeli bisa langsung mencari produk atau jasa yang dibutuhkan berdasarkan cakupan area tempat tinggalnya.

Calon pembeli juga dapat melakukan pemesanan dengan menghubungi langsung ke nomor telepon yang tercantum, ataupun secara online melalui link yang ada dalam detail usaha.

Di #JagaUMKM, usahawan dari segala tipe usaha bisa mendaftarkan brand/produk mereka di platform ini. Saat ini yang terbanyak adalah usaha makanan dan minuman, sebanyak lebih dari 1.200 usaha. Di urutan ke-2 dengan lebih dari 350 usaha terdaftar adalah usaha jasa.

Pelaku UMKM DIY Ingin Jangan Pukul Rata Pemberian Modal Usaha

Di urutan ke-3 dan ke-4 ada usaha retail dengan lebih dari 230 usaha terdaftar dan fashion dengan lebih dari 200 usaha terdaftar.

Sementara itu, di urutan ke-5 adalah toko elektronik dengan lebih dari 120 usaha terdaftar.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved