Kota Yogyakarta

Ratusan Seniman di Kota Yogyakarta Terdampak COVID-19

Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta mendata seniman yang terdampak COVID-19. Data tersebut diberikan kepada Dinas Kebudayaan DIY dan Kementrian Pendidik

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta mendata seniman yang terdampak COVID-19.

Data tersebut diberikan kepada Dinas Kebudayaan DIY dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono mengatakan ada sekitar 283 seniman yang terdampak.

Data tersebut sudah diberikan kepada Dinas Kebudayaan DIY dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jendral Kebudayaan.

Cara Seniman Komedi Yogyakarta Menjaga Kewarasan di Tengah Pandemi

"Kami lakukan pendataan bagi para pelaku budaya yang aktivitas budayanya terdampak. Sudah ada 283 seniman yang tercatat, dan sudah kita sampaikan. Kami mendapat tambahan dari teman-teman seniman, ada 134 seniman lain yang terdampak,"katanya, Kamis (28/05/2020).

Ia menerangkan data yang ia terima ia cocokkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Keluarga Sasaran Jaring Pengaman Sosial (KSJPS).

Dari 283 seniman yang sudah didata, ada 53 seniman yang sudah mendapat bantuan.

Sedangkan dari 134 seniman, ada sekitar 22 seniman yang sudah mendapat bantuan.baik dari pusat, provisi, maupun kota.

"Data kita overlay, dan sudah ketemu. Jadi kemungkinan yang mendapat bantuan nantinya adalah seniman yang belum mendapat bantuan sama sekali. Kan bantuan tidak boleh menerima dobel," terangnya.

Kata Ahli Soal New Normal Indonesia Akan Diberlakukan Mulai Awal Juni

Kadri melanjutkan, Ditjen Kebudayaan telah menyiapkan program perlindungan pelaku budaya.

Program tersebut merupakan usaha untuk memeberikan pembinaan bagi para pelaku budaya yang terdamak.

Dengan pembinaan tersebut, diharapkan mampu mendorong pelaku budaya menghasilkan dan mempublikasikan karya melalui wahana virtual.

"Tentu sudah ada ketentuan, siapa yang nanti bisa ikut dalam program tersebut. Cukup banyak kriterianya, nanti akan ada seleksi juga secara virtual oleh Ditjen Kebudayaan dan akan diberikan penghargaan," lanjutnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved