Pendidikan

PPDB Kelas Khusus Olahraga Dibuka 29 Mei

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) Kelas Khusus Olahraga (KKO) segera dibuka. Menurut Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 20 Tahun 2020, PPBD KKO di

siap-ppdb.com
Peta Peserta PPDB Online 2020 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD) Kelas Khusus Olahraga (KKO) segera dibuka. Menurut Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 20 Tahun 2020, PPBD KKO dilaksanakan pada 29 Mei hingga 5 Juni mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori mengatakan PPBD KKO diselenggarakan secara offline di SMPN 13 Yogyakarta. Kelas khusus olahraga hanya dibuka untuk satu rombongan belajar, yang berisi 34 siswa.

"Kelas Khusus Olahraga hanya ada di SMPN 13 Yogyakarta, untuk memfasilitasi anak-anak yang memiliki ketertarikan bidang olahraga. Kita laksanakan secara offline, karena ada seleksi fisik juga,"katanya, Rabu (27/05/2020).

Disdikpora DIY Ungkap Alasan Menerapkan Formula 80:10:10 untuk PPDB 2020

Ia melanjutkan syarat untuk mendaftar KKO adalah nilai rapot sekolah dan nilai akhir siswa DIY (NAD), termasuk juga portofolio prestasi siswa.

Ada beberapa poin penilaian yang menjadi paramater untuk menentukan lolos tidaknya siswa, yaitu hasil seleksi kebakaran dengan bobot 45 persen, sertifikat,piagam, atau portofolio siswa dengan bobot 30 persen, dan NAD bobot 25 persen.

"Kami juga sudah bekerjasama dengan FIK UNY untuk melakukan seleksi. Yang jelas kami sudah siapkan protokol pencegahan COVID-19. Jadi meskipun offline bisa tetap lancar,"lanjutnya.

Terpisah, Kepala SMPN 13 Yogyakarta, Urbantari Dwi Santosawati memastikan sekolahnya sudah siap melaksanakan PPDB KKO secara offline. Pihaknya telah membuat protokol dan mengatur alur keluar masuk selama pendaftaran.

Fortuna dan Fortandip Minta Juknis PPDB DIY Direvisi

"Alhamdulillah persiapan sudah 100 persen. Kita tetap perhatikan protokol COVID-19, kita sudah siapkan tempat cuci tangan, cek suhu, masker,petugas juga dilengkapi face shield. Alur masuk dan keluar juga kita atur, jadi tidak tabrakan,"ungkapnya.

"Protokol physical distancing juga kita terapkan, kursi-kursi sudah kita atur berjarak. Pendaftaran juga kita jadwal sesuai kecamatan,"sambungnya.

Ia menambahkan peminat KKO memang cukup banyak, biasanya dua kali dari jumlah kursi yang tersedia. Ada beberapa cabang olahraga yang tersedia, seperti karate, taekwondo, sepakbola, voli, dan bulutangkis.

"Cabang olahraga yang menjadi unggulan adalah sepakbola dan voli. Memang KKO ini menjadi pembentukan altet, khususnya yang berjenjang,"tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved