Gunungkidul

Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah Hingga Daging Ayam di Gunungkidul Merangkak Naik

Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah, sejumlah komoditas bahan pangan di Gunungkidul mengalami kenaikan harga.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Bawang merah di salah satu kios pedagang Pasar Argosari, Wonosari, Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Menjelang Idul Fitri 1441 Hijriah, sejumlah komoditas bahan pangan di Gunungkidul mengalami kenaikan harga.

Beberapa di antaranya seperti bawang merah, telur ayam, hingga daging ayam potong.

Seperti yang diungkapkan Ross (62), kenaikan harga bawang merah sudah terjadi sejak seminggu terakhir.

"Bawang merah sekarang harganya Rp 38 ribu sampai Rp 44 ribu per kilogram. Sudah belakangan ini langsung naik," tutur pedagang di Pasar Argosari, Wonosari ini pada Kamis (21/05/2020).

Guru Datangi Pelajar, Disdikpora Gunungkidul Akan Beri Apresiasi

Sementara Fajar (27) mematok harga Rp 35 ribu untuk bawang merah di kiosnya.

Pedagang di Pasar Argosari ini menyebut sebelumnya harga bawang merah masih di kisaran Rp 25 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam, di mana saat ini sudah menyentuh harga Rp 20 ribu per kilogram.

Meskipun demikian, Fajar mengatakan kenaikan harga telur ayam cenderung fluktuatif.

"Kalau telur kisarannya Rp 20 ribu sampai Rp 21 ribu per kilogram, mungkin karena mau Lebaran banyak yang mencari," ujarnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul Johan Eko mengakui ada sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan, termasuk daging ayam.

Sepi Pembeli Jelang Lebaran, Pendapatan Pedagang Pakaian di Pasar Argosari Gunungkidul Turun Drastis

Menurutnya, kenaikan terjadi karena pasokan telur dan daging ayam sedang terbatas.

Ia menyebut ada sejumlah peternak yang trauma lantaran harga telur dan daging ayam sempat jatuh, sedangkan biaya operasional tetap.

"Sedangkan permintaan saat ini mengalami peningkatan, ini memicu terjadinya kenaikan harga," jelas Johan.

Meskipun demikian, secara umum harga komoditas bahan pokok cenderung stabil.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved