Gunungkidul

Guru Datangi Pelajar, Disdikpora Gunungkidul Akan Beri Apresiasi

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku sudah mendapat laporan ada 5 guru yang melakukan kunjungan langsung ke rumah pelajar.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul akan memberikan apresiasi pada sejumlah guru.

Pasalnya, mereka sampai mendatangi pelajar untuk memberikan materi di masa Belajar di Rumah (BDR) ini.

Kepala Disdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid mengaku sudah mendapat laporan ada 5 guru yang melakukan kunjungan langsung ke rumah pelajar.

"Sebagian besar dari Kecamatan Semin, yang notabene tergolong wilayah sulit sinyal telepon dan jaringan internet," jelas Bahron dihubungi pada Rabu (20/05/2020).

Sepi Pembeli Jelang Lebaran, Pendapatan Pedagang Pakaian di Pasar Argosari Gunungkidul Turun Drastis

Menurut Bahron, para guru ini akhirnya memilih mendatangi pelajarnya langsung.

Sebab mereka kesulitan untuk menghubungi pelajar saat proses belajar dalam jaringan (daring) dilakukan, lantaran sinyal terbatas.

Selain itu karena sinyal, tak semua pelajar memiliki perangkat elektronik seperti telepon pintar.

Mereka pun tak bisa mengakses dan mengikuti proses belajar daring tersebut.

"Para pelajar ini juga tak bisa mengirimkan tugas-tugas sekolah, karena itu gurunya langsung datang ke rumah yang bersangkutan," kata Bahron.

Pramesti Utami menjadi salah satu guru yang melakukan hal tersebut.

Ia sampai harus mendatangi pelajarnya di Dusun Blembem, Candirejo, Senin agar ia tetap bisa mengikuti materi pelajaran seperti lainnya.

H-5 Lebaran, Ratusan Pendatang Masih Terus Memasuki Gunungkidul

Tak hanya keterbatasan alat elektronik dan sinyal, Pramesti pun tak bisa mendatangi pelajarnya itu setiap hari.

Pasalnya, akses menuju dusun pelajar tersebut dibatasi oleh warga setempat.

"Mau janjian juga sudah, karena sulit juga untuk menghubungi orang tua si pelajar lantaran sering ke sawah," tutur warga Desa Semin ini.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved