Update Corona di DI Yogyakarta

Pemkot Yogya Siapkan Protokol Pasca Pandemi COVID-19

Pemerintah Kota Yogyakarta tengah menyiapkan langkah-langkah kebangkitan Kota Yogyakarta pasca pandemi COVID-19.

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemerintah Kota Yogyakarta tengah menyiapkan langkah-langkah kebangkitan Kota Yogyakarta pasca pandemi COVID-19.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan setelah COVID-19 membaik, masyarakat akan menghadapi normal baru.

Normal baru kata dia, adalah hal-hal yang sebelum COVID-19 jarang dilakukan, namun saat COVID-19 menjadi sesuatu yang normal.

Seperti berbelanja secara daring, transaksi daring, hingga kebiasaan mencuci tangan, dan mengenakan masker.

Belajar dari Kluster Indogrosir, Pemkot Yogya Minta Perketat Protokol Pencegahan Covid-19

"Semua masyarakat harus terlibat, agar pasca COVID-19, Jogja lebih cepat bangkit baik sosial dan ekonomi. Kita harus menyiapkan momentum kebangkitan ini untuk membangun Jogja dengan protokol yang baru," katanya, Senin (18/05/2020).

Menurut dia, gerakan-gerakan COVID-19 perlu dituangkan dalam sebuah regulasi.

Saat ini masyarakat sudah mulai mematuhi protokol pencegahan COVID-19, namun demikian masih terdapat pula masyarakat yang abai.

Dengan adanya regulasi, mau tidak mau masryakat harus mematuhi protokol tersebut.

Semua sektor harus memiliki protokol yang baru, dimana sektor kesehatan menjadi ancuan.

"Masih kita siapkan. masing-masing OPD sedang kita minta untuk mengkaji protokol yang baru seperti apa. Misalnya nanti kalau pelaja sudah mulai sekolah, harus ada protokol yang baru. Semua sektor harus memiliki protokol yang baru," terangnya.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 18 Mei 2020, Pasien Sembuh Bertambah 5

Heroe yang juga menjabat sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta melanjutkan, protokol baru tersebut perlu segera dibuat, sebab aktivitas warga di Kota Yogyakarta sudah mulai berjalan.

Satu di antara yang kini menjadi perhatian Pemkot Yogyakarta adalah pariwisata

Pihaknya telah berkoordinasi dengan PHRI, ASITA, pelaku wisata, dan komunitas untuk membuat jaminan bahwa Kota Yogyakarta sudah aman, nyaman, dan terkendali.

"Saat pandemi berkakhir, kita harus memberikan jaminan Kota Yogyakarta aman. Makanya perlu protokol-protokol di semua sektor kehidupan. Kita harus membangun reminding publik tentang Jogja, melakukan relaunching terhadap brand yang melekat dengan Kota Yogyakarta," ujarnya.

"Makanya peran masyrakat sangat penting. Ini harus menjadi gerakan bersama-sama. Seluruh elemen menjadi kehidupan normal baru," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved