ISIS Rencanakan Serangan Bom pada Laga El Clasico Barcelona vs Real Madrid
Terosis ISIS ini merencanakan serangan saat digelar laga el-Clasico antara Barcelona dan Real Madrid.
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
Tersangka rupanya membuat beberapa pernyataan di media sosial yang menunjukkan dukungan untuk IS dan kebenciannya terhadap barat.
Ia juga ditemukan melanggar peraturan lockdown nasional. Polisi telah memantau aktivitas online tersangka selama beberapa bulan terakhir.
Terlepas dari situasi lockdown akibat coronavirus di seluruh dunia, beberapa serangan telah terjadi selama pandemi di Eropa, terutama di Prancis.
Tetapi kebijakan isolasi wilayah dan peningkatan kewaspadaan oleh pihak berwenang mencegah terjadinya insiden lebih besar.
Badan intelijen Spanyol menangkap seorang militan senior IS dan beberapa kaki tangannya di wilayah Andalusia pada April.
Di AS,sebaliknya Departemen Kehakiman AS telah memperingatkan namun dengan sedikit bukti, wabah coronavirus mendorong kelompok teroris melakukan aksinya.
Hal ini dikemukakan John Demer, asisten jaksa agung untuk keamanan nasional di Departemen Kehakiman AS dikutip media Politico.
Demers memperingatkan kelompok teroris akan mengambil keuntungan dari situasi tertentu, meskipun ia mengakui secara trend tidak ada kecenderungan umum yang menguatkan.
"Beberapa orang menunda rencana, dan orang lain mengatakan, “Ya saya harus mempercepat ini karena mungkin semua perbatasan akan segera ditutup,” Demers.
Kelompok supremasi kulit putih di AS termasuk bahaya besar yang juga diawasi secara seksama oleh otoritas keamanan negara itu.
(Tribunjogja.com/Setya KS)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/camp-nou_2603.jpg)