Breaking News:

Babak Baru Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Alumnus UII, Beredar Dua Petisi di Australia

Kasus dugaan pelecehan seksual oleh alumnus UII di Melbourne turut mendapat sorotan di Australia, dan kini ada dua petisi yang mengecamnya.

Grafis TRIBUNjogja.com
Ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Kasus dugaan pelecehan seksual oleh alumnus UII di Melbourne turut mendapat sorotan di Australia, dan kini ada dua petisi yang mengecamnya.

Petisi yang diteruskan kepada pihak University of Melbourne dan Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT) ini disesalkan oleh terduga pelaku.

ABC Indonesia menemukan setidaknya ada 3 petisi yang saat ini masih beredar terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang diumumkan oleh LBH Yogyakarta dua pekan lalu tersebut.

1. Petisi pertama
Pernyataan sikap dan petisi yang pertama diterima ABC berjudul "Dukungan Alumni Australia Awards untuk Surat Pernyataan Sikap ke Direktur Australia Awards Indonesia terkait Kasus Kekerasan Seksual oleh Ibrahim Malik".

Salah satu penggagas petisi ini adalah Annisa Dina, yang juga pernah menerima beasiswa dari Australia Awards Scholarship (AAS) di tahun 2018.

"Ketika kasus ini saya dengar, saya dan beberapa alumni Unimelb (University of Melbourne) berdiskusi bagaimana agar Unimelb turut menginvestigasi, mengingat pelaku merupakan mahasiswa aktif di sana," kata Annisa yang juga alumnus University of Melbourne.

Pada 30 April lalu, Annisa mengatakan telah mengirim surel ke beberapa pihak di Melbourne, seperti Scholarship Officer Australia Awards dan Safer Community Program di University of Melbourne, Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT), dan KJRI Melbourne.

Begini Cara Presiden La Liga Spanyol Jamin Pemain Bebas Virus Corona

"Di email itu kami memberitahu mereka bahwa LBH Yogyakarta saat itu sudah menerima sedikitnya 5 kasus dugaan pelecehan seksual," kata Annisa dikutip dari ABC News.

Salah satu isi petisi tersebut adalah desakan agar Australia Awards serta University of Melbourne bergerak cepat mengusut tuntas dugaan pelecehan seksual, setelah laporan pengaduan ke LBH Yogyakarta bertambah menjadi 30 orang.

"UII saja bertindak cepat dengan membentuk tim pencari fakta dan mengeluarkan statement bahwa mereka akan mencabut status mahasiswa berprestasi terduga pelaku, meski statusnya alumni," ujar Annisa.

Halaman
1234
Editor: Joko Widiyarso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved