Lifestyle
Mengatur Keuangan Ramadan di Tengah Wabah Corona
Pengurus Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY sekaligus konsultan perencanaan keuangan, Himawan Adhi menjelaskan, dalam menghadapi situ
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Ari Nugroho
Himawan pun menambahkan, emergency fund atau dana segera dapat disiapkan melalui sumber pendapatan ataupun aset investasi.
Misalnya, memiliki investasi tanah sekitar 1000 hektar. Tanah merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa diuangkan secara cepat di situasi yang mendesak. Kalaupun bisa harga jualnya pasti lebih rendah.
Alangkah baiknya sebagian dari tanah dijual (bukan dalam kondisi mendesak), kemudian uangnya disimpan dan dijadikan sebagai emergency fund, dan dikeluarkan disaat yang genting.
"Dalam kondisi apapun emergency fund perlu dipersiapkan. Bukan hanya karena pandemi Corona namun dalam kondisi normal harus memiliki dana tersebut. Karena kita tidak mengetahui kondisi atau keadaan kedepannya terkait keuangan. Maka lebih baik, kita sudah bersiap diri sehingga tidak kaget apabila hal itu terjadi," pungkas Himawan. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/himawan-adhi.jpg)