Update Corona di DI Yogyakarta
Terdampak Covid-19, Penarik Becak Memohon Bantuan Pengguna Jalan di Sleman
Hal ini terpaksa mereka lakukan karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan di tengah himpitan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
Penulis: Irvan Riyadi | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Irvan Riyadi
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Sekelompok penarik becak menggelar aksi di perempatan Denggung, Sleman.
Aksi yang di gelar tersebut, bertujuan menarik perhatian para pengguna jalan atas nasib yang mereka, para penarik becak alami.
Berjalan mendekati para pengguna jalan yang sedang berhenti di lampu merah, dengan menenteng poster bertuliskan permintaan tolong, mereka mengharapkan belas kasih dari mereka yang iba.
Selain itu, beberapa lainnya berdiri di tepi jalan sembari memegang poster dengan tulisan yang sama.
• Kisah Pilu Keluarga Korban PHK karena Corona Tinggal di Becak, Menggelandang di Solo Bawa Balita
Bahkan, seorang diantara mereka, sampai mengajak serta istri dan anaknya dalam aksi tersebut.
Sembari istri dan anaknya menunggu di atas becak, sang suami bersama teman-teman sepekerjaannya berkeliling mendekati para pengguna jalan.
Bukan tanpa alasan itu dilakukan.
Mereka termasuk orang-orang yang terdampak keadaan ekonomi dalam masa pandemi ini.
Pardi, seorang penarik becak menuturkan, hal ini terpaksa mereka lakukan karena merasa sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan di tengah himpitan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.
“Kami makin susah, tidak ada yang bisa kami lakukan sekarang. Kami malu, tapi bagaimana lagi?" ungkap Pardi, kepada Tribunjogja.com, Jumat (8/5/2020).
Mereka yang sejak awal bulan ramadan sudah melakukan aksi ini mengakui, mengharapkan belas kasih dari pengguna jalan adalah hal yang membuat mereka malu.
Tapi semuanya tidak dipedulikan lagi demi bisa memenuhi kebutuhan hidupnya serta keluarga di rumah.
Pardi menambahkan, sebelum pandemi saja kehidupan mereka saja sudah cukup susah.
• BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 8 Mei 2020, Ada Tambahan 6 Kasus Positif
“Sebelum Virus Corona, bisa bawa pulang uang Rp 30 ribu - Rp 40 ribu saja itu sudah syukur sekali. Sekarang benar-benar kosong,” tambah Pardi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/terdampak-covid-19-penarik-becak-memohonbantuan-pengguna-jalan-di-sleman.jpg)