Wabah Virus Corona

Penjelasan Ahli Mengapa Virus Corona Baru SARS-CoV-2 Jadi Virus yang Cerdas

Prof Zeily mengatakan pada dasarnya, masyarakat tidak perlu takut dengan virus. Sebab, virus ini mahluk yang sangat lemah.

Editor: Rina Eviana
Xinhua via SCMP
Dokter memindai paru-paru di rumah sakit Huoshenshan, tempat rawat pasien virus corona di Wuhan. Para peneliti berpendapat bahwa metode pengujian umum tidak akan mendeteksi semua jejak virus. 

2. Protein NSP3 pengurai

Propetin NSP3 sebagai pengurai dan pemotong yang berfungsi melepaskan protein virus lain, sehingga mereka dapat melakukan tugasnya sendiri.

Sel sehat akan menandai protein tua untuk dimusnahkan, tetapi NSP3 menghapus sinyal itu sehingga kemampuan sel melawan virus berkurang.

3. Protein NSP4 dan NSP6 pembuat gelembung

Penularan Virus Corona umumnya terjadi lewat droplet seseorang atau pasien positif COVID-19.

Prof Zeily mengatakan virus ada di dalam droplet biasanya bukan droplet air. "Saat orang terinfeksi virus corona, maka area yang terinfeksi di saluran pernapasan akan banyak gelembung. Protein NSP4 ini yang membuat gelembung itu," jelas dia. Protein NSP4 dengan bantuan protein NSP3 dan NSP6, membangun gelembung berisi cairan di dalam sel yang terinfeksi. Di dalam NSP6, yang disebut dengan protein pabrik gelembung, maka virus-virus baru akan diproduksi.

4. Protein NSP7 dan NSP8 bantu NSP12 memperbanyak RNA

Protein NSP7 dan NSP8 adalah protein asisten penyalin yang membantu protein NSP12 dalam memperbanyak RNA. Sebagai mesin penyalin, protein NSP12 menyusun untaian nukleotida RNA menjadi genom virus baru.

 "Protein-protein NSP virus ini sebenarnya bisa menjadi target obat. Paling bagus adalah protein yang berperan dalam duplikasi yakni NSP12," jelas Prof Zeily. Oleh karenanya, obat-obat antivirus seperti remdisivir memanfaatkan protein NSP12.

Ilustrasi CT scan dada (paru-paru) tunjukkan pneumonia, virus corona penyebab Covid-19
Ilustrasi CT scan dada (paru-paru) tunjukkan pneumonia, virus corona penyebab Covid-19 (via Kompas.com)

5. Protein NSP10 yang mampu berkamuflase

Protein NSP10 memiliki kemampuan unik dan disebut sebagai protein kamuflase genetik. Sebab, dengan bekerjasama dengan protein NSP16, protein ini dapat menyamarkan virus agar tidak dihancurkan oleh sel yang terinfeksi.

"Saat tubuh terinfeksi, akan mengeluarkan nukleas yang disebut RNAse yang berfungsi untuk menghancurkan RNA," kata Prof Zeily. Protein NSP10 akan memodifikasi urutan, sehingga urutan genom bisa dikenali dan RNAse tidak bisa menghancurkannya.

Riwayat 6 Pasien Baru COVID-19 DI Yogyakarta hingga Dinyatakan Positif Terinfeksi Virus Corona

6. Protein NSP13 pengurai RNA

Materi virus, yakni RNA akan dikemas dalam gulungan rumit seperti benang kusut. Namun, protein NSP13 ini akan menguraikannya, sehingga nukleotida dapat dibaca dan diekspresikan. "Supaya virus dapat menduplikasi dirinya, kalau informasinya dapat dibuka," imbuh Prof Zeily.

7. Protein NSP14 pengoreksi yang cerdas

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved