Wabah Corona
Belum Ada Transmisi Lokal di Kulon Progo
Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa wilayahnya sampai saat ini belum mengalami transmisi lokal maupun local transmision pada kasu
Penulis: Andreas Desca | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo menyampaikan bahwa wilayahnya sampai saat ini belum mengalami transmisi lokal maupun local transmision pada kasus Pandemi Covid-19.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Kulon Progo, Sri Budi Utami, Kamis (7/5/2020) hal tersebut didasari oleh beberapa faktor.
Faktor yang pertama, dilihat dari kasus-kasus yang sudah terdeteksi di Kulon Progo.
"Dari kasus konfirmasi positif Covid-19, PDP dan hasil reaktif dari rapid test, para pasien memiliki riwayat bebergian ke luar kota maupun berasal dari luar wilayah Kulon Progo," katanya.
• Dua Pegawai Asal Kulon Progo yang Bekerja di Pusat Perbelanjaan di Sleman Jadi PDP COVID-19
Selain itu, hasil rapid test yang dilakukan kepada keluarga inti maupun orang yang memiliki kontak erat dengan pasien, sampai saat ini masih belum ditemukan hasil reaktif.
Lanjutnya, hal kedua yang menjadi dasar belum ada local transmision tersebut yakni hasil rapid test yang sudah dijalani oleh ratusan tenaga kesehatan mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.
"Kita sudah melakukan ratusan Rapid test kepada nakes. Mereka yang memiliki risiko paling besar terpapar Covid-19 karena tidak tahu apakah pasien yang datang itu mengidap Covid-19 atau tidak," katanya.
Lanjutnya, hasil Rapid test yang dilakukan kepada para tenaga kesehatan tersebut menunjukkan hasil non-reaktif.
"Bahkan setelah sepuluh hari dan dilakukan Rapid test kedua, hasilnya tetap non-reaktif. Jadi bisa disimpulkan bahwa tenaga kesehatan di Kulon Progo belum ada yang terpapar Covid-19," katanya.
• 5.321 KK Terdampak Pandemi Covid-19 di Kulon Progo Akan Mendapatkan BLT
Tidak adanya local transmision ini, menurutnya juga tidak terlepas dari peran masyarakat yang patuh dan sadar akan protokol kesehatan.
"Bukan hanya masyarakat saja, tapi para pasien yang saat ini sudah dirawat itu juga menunjukkan kepatuhan kepada protokol kesehatan," ujarnya.
Menurutnya pasien yang merupakan kasus ke-2 di Kulon Progo, merupakan salah satu contoh yang baik.
"Dia secara sadar diri melaksanakan protokol kesehatan yang ada walaupun dia tidak mengalami gejala sakit apapun atau termasuk dalam orang tanpa gejala," ungkapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)