Kisah Inspiratif

Kondisi Ekonomi Membaik, Warga Gunungkidul Lepas Bantuan Program PKH

Ia berharap program yang dikembalikan ini bisa digunakan bagi keluarga lain yang lebih membutuhkan terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Juminah (52), pekerja lepas asal Kepek, Wonosari, Gunungkidul yang berinisiatif melepas bantuan PKH lantaran merasa sudah mampu secara ekonomi 

Ia bahkan sudah bermaksud untuk mengembalikan bantuan PKH sejak Januari lalu, namun momen tersebut baru bisa dilakukan saat ini.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 4 Mei 2020, Nihil Tambahan Kasus Positif, 1 Pasien Sembuh

"Terakhir saya gunakan pada Desember 2019, namun sejak Januari hingga April ini sudah tidak digunakan lagi," ungkap Juminah.

Ia pun berharap program yang dikembalikan ini bisa disalurkan dan digunakan bagi keluarga lain yang lebih membutuhkan, terutama yang terdampak pandemi COVID-19.

Kabid Kesejahteraan Sosial, Dinas Sosial Gunungkidul Hadi Hendro Prayoga mengatakan sudah ada sejumlah keluarga lain yang mengembalikan bantuan PKH, selain Juminah.

"Memang ada sekitar 1,500 kartu perluasan sembako yang dikembalikan oleh pemerintah desa," kata Hendro.

Hendro mengatakan bantuan PKH memang bisa dikembalikan sesuai mekanismenya, jika penerimanya sudah dianggap mampu.

Ia pun mengapresiasi inisiatif Juminah dan para keluarga yang melepas program bantuan tersebut secara mandiri.

Hendro berharap inisiatif tersebut bisa memotivasi penerima lain untuk meningkatkan kondisi ekonominya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved