Internasional

Unsur Hezbollah Irak Tuduh AS Pindahkan Militan ISIS dari Suriah ke Irak

Kelompok Hezbollah Gerakan al-Nujaba di Irak menuduh AS membantu pemindahan sejumlah tokoh senior ISIS dari Suriah ke Irak.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Gaya Lufityanti
AFP/Achilleas Zavallis via Aljazeera
Serangan ISIL terhadap pasukan pemerintah di Irak telah meningkat sejak April dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya tahun ini. 

TRIBUNBJOGJA.COM, BEIRUT – Kelompok Hezbollah Gerakan al-Nujaba di Irak menuduh AS membantu pemindahan sejumlah tokoh senior ISIS dari Suriah ke Irak.

“Washington mempraktikkan rencana pengembalian teroris ke Irak, dengan memindahkan sejumlah besar komandan dan anggota ISIS dari sebelah barat Sungai Eufrat dan bagian lain Suriah,” kata kelompok itu dalam pernyataan dikutip Al Masdar News dari Beirut, Minggu (3/5/2020).  

Kelompok itu menyebut dalam penryataannya AS sebagai tentara pendudukan.

“Kami menegaskan, semua kelompok perlawanan di Irak mengawasi semua plot merusak untuk mencegah bahaya bagi provinsi di Irak.”

Belum ada tanggapan atau klarifikasi dari pihak AS, atau militer AS yang beroperasi di Irak terkait tuduhan kelompok Al-Nujaba Irak ini.

Tokoh Iran Tegaskan Isu Nuklir Akan Mati Selamanya, Peringatkan AS Agar Tak Bertindak Sepihak

Pernyataan muncul setelah sekurangnya 10 orang anggota paramiliter Hasd al-Shaabi tewas setelah kelompok ISIS Irak menggempur pangkalan kelompok itu di Provinsi Salahuddin, Irak bagian utara.

Serangan berlangsung Sabtu (2/4/2020) dini hari waktu setempat, atau Sabtu pagi WIB.

Hasd al-Shaabi juga dikenal sebagai Popular Mobilization Unit (PMU).

Paramiliter ini diintegrasikan resmi ke Angkatan Bersenjata Irak, setelah turut bertempur mengalahkan ISIS di berbagai tempat, termasuk perang brutal di Mosul.

PMU atau Hasd al-Shaabi merupakan sayap militer kelompok Syiah Irak, dan disebut memiliki hubungan khusus dengan Pasukan Al Quds Garda Republik Iran.

BREAKING NEWS : Update Covid-19 DIY 3 Mei 2020, Ada Tambahan 1 Positif dan 1 Sembuh

Menurut laporan media Irak, pertempuran ISIS vs PMU berlangsung sangat dahsyat di beberapa titik di Kota Mekeeshfa.

Serangan ini dianggap aksi paling besar yang dilakukan ISIS sejak kelompok itu ditumbangkan di berbagai wilayah yang sebelumnya mereka kuasai.

Rekaman video yang diunggah anggota PMU memperlihatkan jual beli tembakan di kegelapan malam tampak menakutkan.

Rentetan dan dentuman tembakan senjata serbu aneka kaliber terdengar memekakkan telinga, menimbulkan percikan dan luncuran seperti kembang api.

Belum ada foto atau laporan lebih detail terkait kejadian ini dari lapangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved