Update Corona di DI Yogyakarta
Akan Masuk Gunungkidul, Puluhan Kendaraan Luar Daerah Diminta Putar Balik Arah
Sejumlah kendaraan tersebut diminta berputar balik arah usai pengecekan di 7 Posko Penyekatan perbatasan Kabupaten Gunungkidul.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Jumlah kendaraan luar DIY yang diminta berputar balik mulai meningkat.
Sejumlah kendaraan tersebut diminta berputar balik arah usai pengecekan di 7 Posko Penyekatan perbatasan Kabupaten Gunungkidul.
Kasubbag Humas Polres Gunungkidul Iptu Enny Widhiastuti melaporkan ada puluhan kendaraan dengan plat luar DIY yang diminta putar balik arah.
"Hingga Rabu (29/04/2020) siang ada 41 kendaraan yang diminta berputar balik," kata Enny saat dihubungi pada Kamis (30/04/2020).
• Lewati Pos Penyekatan Gunungkidul, Petugas Periksa Identitas hingga Barang Bawaan Pengendara
Secara rinci, kendaraan didominasi jenis roda empat dengan 26 unit.
Sisanya merupakan jenis roda dua sebanyak 15 unit.
Menurut Enny, total ada 151 penumpang dari 41 kendaraan tersebut.
Sesuai prosedur, puluhan kendaraan tersebut diminta berputar balik lantaran plat nomor dan identitas penumpang merupakan warga luar DIY.
Sedangkan bagi warga beridentitas DIY, meski plat luar, tetap diijinkan melintas.
Kajaga Regu 2 Pospam Hargodumilah Patuk, Aipda Gandung Suprapto beberapa waktu lalu mengatakan bahwa pemeriksaan juga meliputi barang bawaan, termasuk ditanyai maksud kedatangannya.
"Rata-rata pengendara kooperatif dan mau memahami prosedur yang dilakukan saat ini. Mereka juga didata oleh petugas Dinas Perhubungan," kata Gandung.
• Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul Kelik Yunianto menyampaikan hingga saat ini tercatat total ada 11.480 pendatang.
Data tersebut diketahui dari Sistem Informasi Desa (SID).
Kelik mengatakan pendatang terbanyak berada di Kecamatan Semin dengan 1.075 pendatang, disusul Ngawen sebanyak 938 orang.
Kondisi mereka pun dipastikan tetap terpantau.
"Tiap desa sudah mendata para pendatang, termasuk nomor teleponnya agar mudah terpantau," jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/akan-masuk-gunungkidul-puluhan-kendaraan-luar-daerah-diminta-putar-balik-arah.jpg)