Breaking News:

Mutiara Ramadhan

Puasa Untuk Bangsa, Masyarakat dan Diri Sendiri

Dr KH Hilmy Muhammad MA : Puasa Untuk Bangsa, Masyarakat, dan Diri Sendiri

indianexpress.com
Ilustrasi 

*Oleh: Dr. K.H. Hilmy Muhammad, M.A (PWNU DIY, Pengasuh Pondok Pesantren Krapyak. Anggota DPD RI Dapil D.I. Yogyakarta)

SEBAGAI agama rahmatan lil alamin, ajaran-ajaran Islam kerap menampilkan korelasi kewajiban individu yang bersanding dengan kewajiban sosial.

Salat, zakat, puasa, haji merupakan di antaranya. Setiap hari dan tahun, di antara kita ada yang melakukannya.

Namun sejauh mana ibadah kita berimplikasi pada kehidupan berbangsa dan bermasyarakat?

Di antara ibadah-ibadah itu, puasa merupakan ibadah yang tidak tampak sehingga sulit dinilai oleh sesama manusia.

Kelebihannya adalah diawasi langsung dari Allah SWT, sebagaimana disampaikan hadits Qudsi, bahwa puasa ini adalah ibadah untuk-Nya dan Dia sendiri yang akan mengganjar hamba yang berpuasa.

Oleh sebab itulah, ibadah ini mengajarkan kejujuran.

Puasa yang sedang kita jalani ini merupakan upaya menahan lapar dan haus dalam kurun yang ditentukan.

Definisinya memang sangat sederhana, tujuannya pun jelas, yaitu menjadi manusia yang bertakwa (Q.S. 02: 183).

Akan tetapi, implikasinya sangat luas.

Halaman
1234
Editor: Hari Susmayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved