Sains
Bisakah Penularan Virus Corona Meningkat akibat AC?
Sejumlah studi terbaru menunjukkan, bahwa virus corona bisa hidup pada permukaan seperti kardus, plastik, baja, hingga tembaga selama beberapa jam.
Adapun pendingin udara sentral terletak di atas meja di mana keluarga C sedang duduk.
Meskipun pasien dengan kasus indeks asimptomatik (tidak menunjukkan gejala) dan presimptomatik (menunjukkan gejala sakit setelah beberapa hari diagnosis dilakukan), penelitian penularan virus dilaporkan selama penelitian.
Studi ini menyimpulkan, penularan virus terjadi karena penyebaran droplet.
Para peneliti juga menemukan, bahwa aliran udara yang kuat dari AC dapat menyebarkan tetesan lebih mudah, sehingga menunjukkan bahwa transmisi tetesan didorong oleh ventilasi ber-AC.
Namun, jika restoran nantinya bisa kembali beroperasi normal, para peneliti mengungkapkan kemungkinan batasan untuk mencegah risiko penyebaran virus.
Misalnya, jumlah batasan durasi pelanggan menghabiskan makanan di tempat, pengurangan jumlah pelanggan, pendingin udara harus tetap dalam keadaan mati, hingga kewajiban penggunaan masker bagi para karyawan.(TRIBUNJOGJA.COM)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mungkinkah AC Meningkatkan Penyebaran Virus Corona?"
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Bestari Kumala Dewi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/4-warganya-terpapar-covid-19-pemkab-bantul-ada-kemungkinan-transmisi-lokal.jpg)