Bantul
Pemuda Prakerja dan Korban PHK di Bantul Dilatih Tata Cara Daftar Online Kartu Pra-Kerja
Pelatihan untuk memfasilitasi pemuda prakerja dan korban PHK yang belum begitu akrab dengan teknologi, agar bisa mengakses bantuan dari pemerintah.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Gaya Lufityanti
"Akhirnya mereka bisa mendapatkan pelatihan ketrampilan. Mendapatkan insentif untuk bisa melewati masa sulit ini," ucap Suwardi.
Salah satu peserta pelatihan, Ulil Khasanah mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.
Warga Wonolelo, Pleret itu merupakan korban pemutusan hubungan kerja karena pandemi Corona, sehingga dirinya sangat membutuhkan, agar bisa mendapatkan kartu prakerja.
Ulil menceritakan, awalnya dia bekerja sebagai guru private di sebuah lembaga pendidikan.
• Desa Sumbermulyo Bantul Libatkan Korban PHK dalam Proyek Padat Karya
Ia mengaku sudah empat tahun mengajar.
Biasanya mengajar setiap jam 16.00 sore sampai jam 20.00 malam.
Namun semenjak merebaknya pandemi Corona, sejumlah sekolah reguler diliburkan.
"Lembaga Bimbingan Belajar pun ikutan tutup. Sampai batas waktu yang tidak ditentukan," ucap dia.
Semenjak tak lagi mengajar, Ulil mengaku tidak lagi mendapatkan penghasilan untuk keluarga.
Padahal, Ia mengaku memiliki dua orang anak.
Saat hari-hari biasa, Ulil bisa mendapatkan penghasilan Rp 1 juta per bulan.
"Sekarang tidak ada pemasukan sama sekali," tutur Ulil.
Ia mengikuti pelatihan dengan harapan agar nantinya bisa mendapatkan insentif dari kartu prakerja. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemuda-prakerja-dan-korban-phk-di-bantul-dilatih-tata-cara-daftar-online-kartu-pra-kerja.jpg)