Update Corona di DI Yogyakarta
Pemda DIY Perketat Pemeriksaan di Perbatasan
Sebagai langkah antisipasi, Pemda DIY mulai seriusi percepatan pencegahan Covid-19.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebagai langkah antisipasi, Pemda DIY mulai seriusi percepatan pencegahan Covid-19.
Wilayah perbatasan misalnya, sejumlah titik penjagaan di perbatasan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DIY sudah mulai beroperasi.
Jumlah petugas dalam satu kali piket sebanyak 25 petugas.
Mereka menyisir kendaraan dari luar daerah, khususnya dari Zona Merah, untuk mematuhi aturan berupa pengecekan kesehatan dan menjaga jarak aman.
• Pemkab Sleman Akan Operasikan Posko di Perbatasan Selama 24 Jam
Sementara untuk dalam kota, instansi gabungan mulai Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), Denpom, Korem, Samapta Polda DIY mulai menyisir hampir setiap malam.
"Malam ini kami kembali menyisir ke sekitaran Malioboro dan Alun-alun Utara. Sasarannya jelas bagi siapa pun yang nongkrong tanpa gunakan masker kami suruh pulang," kata Kasatpol PP DIY Noviar Rahmad saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (20/4/2020).
Ia mengatakan, belum ada tindakan tegas bagi masyarakat yang tetap berkerumun di DIY.
Mereka hanya disuruh pulang, bagu yang masih ada keperluan dan tidak mengenakan masker, Pol PP DIY akan memberikan masker gratis bagi masyarakat.
"Tidak ada penindakan tegas, paling kami imbau untuk pulang. Tidak kami suruh push up atau apa," sambungnya.
Penjagaan tersebut merupakan upaya penyebaran Covid-19 di DIY.
• Solidaritas Pangan Jogja Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Tengah Wabah Virus Corona
Sejauh ini masih belum ada posko darurat yang khusus dijadikan tempat pemantauan di titik keramaian di DIY.
Meski begitu, Noviar sudah meminta kepada Dishub dan Polda DIY untuk segera membuat pos pantau untuk berjaga.
"Belum ada, sejauh ini kami hanya patroli setiap malam. Membubarkan kerumunan dan menekankan imbauan Gubernur," sambungnya.
Noviar mengatakan, ada dua sift yang dijalankan selama ini.
Untuk satu shift operasi, sebanyak 50 personil gabungan.
Operasi pun dimulai sejak pukul delapan pagi hingga jam dua siang, sementara shift kedua, mulai jam tujuh malam hingga jam 12 malam.
"Mulai kami genjarkan sekarang ini. Maka dari itu, kami imbau sebaiknya masyarakat tetap di rumah," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/pemda-diy-perketat-pemeriksaan-di-perbatasan.jpg)