Setelah Melayat, 6 Orang Tewas Karena Covid-19 dari Orang yang Tak Sadar Telah Terinfeksi

Enam orang pelayat dinyatakan meninggal akibat virus corona setelah menghadiri sebuah pemakaman di Carolina Selatan.

Editor: Joko Widiyarso
Sajjad HUSSAIN / AFP
ILustrasi: Kerabat mempersiapkan mayat seorang wanita, yang meninggal karena penyakit coronavirus COVID-19, sebelum dimakamkan di pemakaman di New Delhi, India pada 16 April 2020. 

TRIBUNJOGJA.COM, COLUMBIA - Enam orang pelayat dinyatakan meninggal akibat virus corona setelah menghadiri sebuah pemakaman di Carolina Selatan.

Pejabat setempat mengumumkan berita itu pada Kamis (16/4/2020) namun tidak merilis nama-nama korban yang seluruhnya merupakan orang Afro-Amerika yang berusia di atas 60 tahun.

Kelompok pelayat menghadiri pemakaman yang diadakan di wilayah Kershaw pada minggu pertama di bulan Maret.

Sebelum pihak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyerukan pembatasan pertemuan massal.

Wabah Corona, Warga Amerika Serikat Banyak Kehilangan Pekerjaan, Terburuk Sejak 1930

Barack Obama Dukung Joe Biden Maju Jadi Presiden Amerika Serikat

Seseorang yang terinfeksi dari acara itu mengatakan kepada kepala negara bagian bahwa kemungkinan semua korban terjangkit virus corona dari seorang penyebar utama yang tidak menyadari bahwa dirinya telah terinfeksi (mengalami asimptomatik).

"Kami tidak ingin ada yang berpikir mereka hanya sedikit (korban). Mereka adalah orang-orang yang kehilangan nyawa mereka secara tragis," kata coroner Robbie Baker pada FOX 57.

Coroner adalah seorang petugas yang menyelidiki kasus-kasus kekerasan atau pun kasus kematian yang tiba-tiba dan mencurigakan.

Dia mengatakan bahwa orang lain yang menghadiri pemakaman saat itu kini di karantina secara mandiri.

Tidak jelas apakah ada peserta lain yang terinfeksi tetapi sekarang para pelayat lainnya sudah pulih.

Ada sejumlah insiden penting di mana dokter percaya seorang penyebar utama telah menginfeksi puluhan orang pada satu peristiwa.

Paduan suara dan resepsi

Bulan lalu, sebanyak 45 dari 60 orang terjangkit penyakit Covid-19, penyakit yang disebabkan dari virus corona, saat praktik paduan suara di negara bagian Washington.

Dan di Sydney, Australia, sebanyak 39 orang terinfeksi virus tersebut setelah menghadiri pernikahan yang diadakan pada awal Maret.

Carolina Selatan telah melaporkan sebanyak 3.931 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi, dan 109 kasus kematian, dengan jumlah kasus dua kali lipat dalam dua minggu terakhir.

Orang Afro-Amerika secara tidak proporsional menjadi korban virus di Carolina Selatan dan Amerika Serikat secara keseluruhan.

Melansir Daily Mail, orang Afro-Amerika membentuk 27 persen dari populasi Carolina Selatan, tetapi telah menyumbang 56 persen dari semua kematian akibat virus corona di seluruh negara bagian.

1.509 Orang Tewas Karena Covid-19 dalam Sehari Terakhir di Amerika Serikat, Total Kasus 550.000

Virus Corona Jangkiti Ratusan Prajurit Kapal Perang Theodore Roosevelt Amerika Serikat

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved