Berkesenian Melalui Kreasi Teknik Sulam

Belum lama ini sebuah pameran bertajuk Di Sulam Semene Wae digelar melibatkan belasan pegiat sulam dengan puluhan karya.

Tayang:
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Beragam hasil sulaman komunitas Seven Needles 

"Kemampuan setiap penyulam berbeda beda. Ada yang dengan melihat video tutorial saja sudah bisa mengikuti, tapi ada juga yang ikut workshop dulu baru bisa menyulam dan menggunakan beragam jenis tusukan," imbuh Kristi.

Sebelas Tahun Konsisten Menyulam

Komunitas Seven Needles ini salah satu wadah bagi para penggemar menyulam yang resmi didirikan pada tahun 2009 silam bertepatan dengan digelary pameran perdana yang menampilkan karya para anggotanya.

Sejak saat itu, pameran demi pameran digelar rutin setiap tahun sekali.

Pada pameran ke 12 bertajuk Di Sulam Semene Wae yang digelar belum lama ini di UNY, menampilkan sekitar 20 karya.

Sesuai dengan judul pameran yang bisa dimaknai sebagai menyulam seselesainya atau bisa juga dimaknai menyulam pada motif batik semen yang diaplikasikan pada selembar selendang.

"Jadi karya dalam pameran bertajuk Di Sulam Semene Wae itu ada beberapa sulaman yang memang tak selesai, sak tekane, salah satunya karya saya juga ngga selesai. Ini diambil dari kata semene wae, segini aja," kata Kristi.

Lanjut Kristi, semene Wae dalam bahasa Jawa berarti sekian saja atau segini saja yang menyatakan ukuran cukupan secara general.

Beranjak dari ide tersebut, karya dalam pameran ini ingi mengekspresikan seni yang juga dipresentasikan dalam konteks zaman dan waktu.

Alhasil, muncul apresiasi dari masing masing penyulam dalam bentuk sulam, sesuai keahlian, yang polanya diinspirasi dari pola klasik batik khususnya pola golongan semen.

"Pameran Di Sulam Semene Wae ini adalah lintas disiplin ilmu dan teknologi. Bisa dilihat dalam proses membatik, celup maupun sulam tangan, ketiga unsur dalam ranah seni ini berkolaborasi menjadi satu karya baru yang indah," terang Kristi. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved