Internasional

Serangan ke Idlib Bakal Dilanjutkan, Rusia Kirim Ratusan Tank ke Suriah

Pemerintah Federal Rusia mengirim sejumlah besar tank dan mobil pengangkut personel lapis baja (APC) ke Suriah.

Tayang:
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Gaya Lufityanti
almasdarnews.com
Serangan ke Idlib Bakal Dilanjutkan, Rusia Kirim Ratusan Tank ke Suriah 

TRIBUNJOGJA.COM, BEIRUT – Pemerintah Federal Rusia mengirim sejumlah besar tank dan mobil pengangkut personel lapis baja (APC) ke Suriah.

Pengiriman kendaraan tempur berat itu terpantau saat kapal angkut Rusia melintas di Selat Bosphorus, Turki.

Foto-foto kapal itu dilaporkan pengamat maritime Yoruk Isik, Sabtu (11/4/2020).

Menurut Yoruk Isik, Rusia mengirim kapal kargo militer LST (landing Ship Tank) Saratov tujuan pelabuhan Tartous Suriah.

Kapal itu bagian Armada Tempur Laut Hitam BМ Project 1171 ЧP.

BREAKING NEWS : Putin- Erdogan Sepakati Genjatan Senjata di Idlib, Rusia-Turki Gelar Patroli Bersama

Perjalanan kapal berlangsung pekan ini di tengah pandemi virus Corona yang telah mempengaruhi sebagian besar dunia.

Dalam foto-foto yang dirilis oleh Isik, kapal Rusia sedang melintasi Selat Bosphorus yang menghubungkan laut Hitam dan Mediterania, saat menuju ke Tartous.

Perkiraan kapal itu mengangkut 150 tank dan kendaraan lapis baja angkut personil (APC).

Arsenal tempur itu diperuntukkan bagi Angkatan Bersenjata Suriah.

Pasukan Suriah saat ini bersiap merebut Provinsi Idlib, sementara pasukan Turki terus memperkuat pos-pos militernya di wilayah itu.

Rusia dan Turki memfasilitasi gencatan senjata, guna meredam serbuan pasukan Suriah ke kelompok-kelompok bersenjata yang bercokol di Idlib.

Kedua negara sepakat membuat zona aman sepanjang masing-masing 6 kilometer di kiri kanan sepanjang jalan raya yang menghubungkan Latakia ke Aleppo.

Vladimir Putin Tegaskan Rusia dan Suriah Tak Tahu Posisi Tentara Turki di Idlib

Koridor aman itu otomatis memotong sebagian besar wilayah Idlib, terutama Jisr al-Shogur yang masih dikuasai kelompok bersenjata adal Uyghur (Turkestan Timur).

Zona aman ini ditolak sebagian faksi bersenjata di Idlib.

Mereka menghancurkan jembatan dan ruas jalan utama yang menghungkan Latakia-Aleppo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved