Breaking News:

Apakah Anda Memakai Sarung Tangan untuk Cegah Virus Corona? Waspadai Kontaminasi Silang!

Bagi Anda yang kerap menggunakan sarung tangan atau handscoon saat beraktivitas di luar rumah untuk mencegah virus corona, waspadai kontaminasi silang

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana | Editor: Yoseph Hary W
www.healthing.ca
Ilustrasi orang berbelanja menggunakan sarung tangan atau handscoon. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kontak menjadi masalah serius dalam penyebaran Virus Corona atau COVID-19. Baik kontak dengan manusia maupun dengan benda, penting bagi kita saat ini untuk benar-benar memerhatikannya.

Sesuai anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia, masyarakat di minta untuk tetap berada di dalam rumah dan membatasi aktivitas di luar, termasuk bertemu orang maupun menghadiri acara yang melibatkan banyak orang.

Selain itu, Virus Corona juga dapat menempel di benda-benda yang kita pegang. Untuk itu, mencuci tangan dan menjaga kebersihan adalah hal mutlak yang harus dilakukan agar terhindar dari virus corona.

Belakangan ini, bagi yang terpaksa harus keluar rumah untuk berbelanja misalnya, cukup sering melihat orang-orang menggunakan sarung tangan atau handscoon, yang biasanya hanya digunakan oleh petugas medis.

Alasannya mungkin agar bakteri, kuman, dan juga virus tidak berkontak langsung dengan kulit tangan kita.

Tapi, apakah menggunakan sarung tangan atau handscoon benar aman untuk kita?

Seorang perawat bernama Molly Lixey dari Michigan, Amerika Serikat memberikan demo penjelasan bahwa risiko yang mungkin timbul dari penggunaan sarung tangan atau handscoon adalah cross-contamination atau kontaminasi silang.

Video peragaannya diunggah oleh akun Instagram @abcnews, Senin (6/4/2020). Maka jika Anda menggunakan handscoon untuk berbelanja atau melakukan kegiatan di luar rumah, ada baiknya Anda melihat penjelasan berikut ini.

Berikut Tribunjogja.com bagikan transkrip yang sudah dialihbahasakan dari video Molly Lixey yang diunggah ABC News

"Saya melihat banyak orang keluar di tempat umum memakai sarung tangan sekarang. Itu bagus. Jika Anda ingin memakai sarung tangan, tidak masalah dan bagus, Anda bisa melakukannya.

Tapi saya ingin mengingatkan Anda pada satu hal kecil yang disebut kontaminasi silang," katanya di awal video.

Dalam penjelasannya, perawat ini memposisikan dirinya pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Dia menyiapkan cairan cat, yang diumpamakan sebagai kuman, bakteri, dan virus yang mungkin terdapat pada kemasan atau benda-benda yang disentuhnya di supermarket.

"Saya mengambil tisu toilet dan menaruhnya di keranjang belanja, dan sekarang Anda bisa melihat, saya memiliki semua kuman ini di tangan saya. Tapi itu ada di sarung tangan saya, jadi tidak apa-apa 'kan?

Kumannya ada di sarung tangan saya, tapi sekarang saya berjalan dan ponsel saya berdering. Jadi sekarang saya menyentuh menggunakan kedua tangan saya beberapa kali.

Saya mengambil ponsel dan saya mendapat pesan dari suami saya. (Dia) meminta saya untuk membeli lebih banyak daging ayam. Kami perlu lebih banyak daging ayam untuk makan malam.

Jadi saya membalas pesannya: "Baik Sayang, aku tahu. Aku akan membeli beberapa daging ayam." Kemudian saya meletakkan ponsel saya ke keranjang dan mengambil barang lain,
terus berbelanja, dan tetap menyentuh lainnya.

Hidung saya gatal, saya menggaruk hidung. Sekarang ponsel saya berdering, ibu saya menelepon.

Dia memerlukan sesuatu. "Halo, hai Ibu, apa yang bisa kulakukan untukmu?" (menempelkan ponsel ke pipi)

Astaga! Lihat semua bakteri ini. Tapi tak masalah karena saya menggunakan sarung tangan. Saya memakai sarung tangan, saya sangat aman.

Kemudian saya kembali ke mobil, memegang pintu mobil dan saya selesai. Saya tidak mau menggunakan sarung tangan kotor di dalam mobil.

Kemudian Anda melepaskannya dan buanglah di tempat sampah, bukan di tempat parkir di sebelah kendaraan Anda. Tapi ponsel Anda berdering lagi, Anda harus mengangkat telepon.

Lihat! Inilah yang dinamakan kontaminasi silang. Tidak ada gunanya menggunakan sarung tangan jika Anda tidak mencuci tangan setiap memegang sesuatu.

Tidak ada gunanya, teman-teman semua. Jadi, silakan lakukan apapun yang membuat kalian aman, tapi ingat ada ilmunya di sini.

Dan semua ketakutan ini hanya membuat orang-orang menjadi gila dan tidak bertindak cerdas. 

Jadi pertama, silakan menggunakan sarung tangan, tapi Anda (tetap) harus membersihkan tangan setiap saat. Jangan menyentuh wajah anda. Jangan menyentuh ponsel yang kotor. Kemudian buang sarung tangan Anda di tempat sampah," demikian penjelasannya tentang kontaminasi silang.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved