Jawa
Pemuda Klaten Ini Bagikan APD Gratis Buatan Sendiri untuk Bantu Tenaga Medis
Saat ini Alat Pelindung Diri (APD) sangat bermanfaat dan dibutuhkan tenaga medis yang sedang berjuang menyembuhkan pasien yang terkena virus Corona at
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Saat ini Alat Pelindung Diri (APD) sangat bermanfaat dan dibutuhkan tenaga medis yang sedang berjuang menyembuhkan pasien yang terkena virus Corona atau Covid-19.
Melihat adanya hal tersebut dan merasa prihatin sebab banyak orang dekatnya yang bekerja sebagai tenaga medis mengeluh kesulitan APD. Sejak Senin (23/3/2020) lalu, Bagas Pratondho (27) pemuda Asal Kecamatan Wedi, Klaten berinisiatif membuat Topi Proteksi atau Faceshield lalu dibagikan gratis di Rumah Sakit Rujukan Covid 19 dan Puskesmas.
Awalnya di Rumah Sakit rujukan Covid-19 di Klaten yaitu RSST, Rumah Sakit Bagas Waras dan Rumah Sakit Islam Klaten, serta Puskesmas di Klaten.
Namun, kini Bagas sudah mulai membagikan ke beberapa Rumah Sakit di luar kota dan nantinya akan ke seluruh Indonesia.
• Pemkab Klaten Siap Kucurkan 10 Miliar untuk Hadapi Corona
Saat ditemui di Rumahnya di Ngendengan, Pandes, Wedi, Klaten (30/3/2020) Bagas mengatakan pembuatan Faceshield ini dikerjakan awalnya sendiri, dan membuat polanya.
Tapi saat kebutuhan Faceshield ini semakin banyak, lalu mengajak relawan, namun karena harus social distancing maka Bagas hanya membatasi yaitu hanya 8 orang yang membantu dalam pekerjaannya.
Bahan-bahannya menggunakan plastik mika, double tap, dan keling.
Satu hari bersama teman-teman relawannya akan memaksimalkan dengan perhari menghasilkan 100 Face shield.
”Faceshield ini kami tidak dijual belikan dan hingga hari ini sudah ada 180 Rumah Sakit dan Puskesmas yang kami bagikan. Untuk pengiriman ke luar kota menggunakan dana sosial dari teman terdekat yang saling percaya,” ujar Bagas.
• Sebanyak 1.500 APD dan 7.500 Masker Mendarat di Yogyakarta
Pria yang awal mulanya menjadi pengrajin slebor sepeda ini mengaku juga tidak pelit ilmu, karena pola dan bahan yang digunakan membuat APD ini dibagikan ke sosial media.
Agar masyarakat atau pemuda di Indonesia juga bisa membuat sendiri dan turut membantu APD bagi tim medis pejuang Covid-19.
APD yang dibuat Bagas ini, sebelum dibagikan juga disterilisasi dahulu menggunakan alkohol agar tetap bersih.
Meskipun nantinya tim medis sebelum menggunakan Faceshield ini juga akan disterilisasi dulu.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/bagas-pratondho-27-pemuda-asal-kecamatan-wedi-klaten-berinisiatif-membuat-topi-proteksi.jpg)