Update Corona di DI Yogyakarta

Tidak Ada Lockdown, Pemudik yang Masuk Jogja Wajib Karantina 14 Hari

Salah satu yang menjadi persoalan, banyaknya gerakan masif dari masyarakat desa yang menutup akses jalan kampung, sehuhungan banyaknya pemudik yang da

TRIBUNJOGJA.COM / Miftahul Huda
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 DIY Biwara Yuswantana menyampaikan tidak ada Lockdown tapi Wajib Karantina bagi pendatang, Senin (30/3/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Miftahul Huda

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di DIY terus bertambah.

Sampai saat ini jumlah PDP DIY mencapai 193.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana saat jumpa pers di Gedung Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY, Senin (30/3/2020) petang.

Biwara merinci, dari jumlah PDP saat ini, pasien negatif mencapai 41 orang, pasien Positif 19 orang.

Sementara yang dirawat di DIY mencapai 15 orang, pasien sembuh masih satu orang, sedangkan pasien meninggal dua orang, meninggal kemudian dipulangkan ke daerah asal satu orang.

4.301 Pemudik Tiba di Gunungkidul, Screening Tingkat Desa Mulai Dilakukan

"Yang masih dalam proses penanganan 133 orang dengan rincian 122 jalani rawat inap, empat orang rawat jalan sementara meninggal dunia tujuh orang," katanya.

Ia mengatakan, untuk korban meninggal yang dipulangkan ke daerah asal merupakan pasien kasus 17 asal Kebumen.

Ia menyebut, terdapat tiga orang tambahan PDP yang meninggal dunia.

Ketiganya merupakan pasien laki-laki usia 37 tahun asal Sleman, perempuan 68 tahun dari Kota Yogya, dan laki-laki usia 82 tahun asal Yogyakarta.

Halaman
12
Penulis: Miftahul Huda
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved