Update Corona di DI Yogyakarta

Wabah Virus Corona, Masa Kerja Badan Ad Hoc Bantul Ditunda

KPU Bantul melakukan penundaan masa kerja bagi badan ad hoc meliputi PPK dan PPS se-kabupaten Bantul.

Tribunjogja/Ahmad Syarifudin
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul melakukan penundaan masa kerja bagi badan ad hoc meliputi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kabupaten Bantul.

Langkah itu dilakukan menyusul penundaan terhadap beberapa tahapan di Pilkada Bantul karena pencegahan terhadap penyebaran Coronavirus Disease atau COVID-19

Ketua KPU Bantul, Didik Joko Nugroho mengatakan, penundaan sementara terhadap semua aktivitas yang dilakukan oleh panitia pemilihan tingkat Kecamatan dan tingkat Desa tersebut, merujuk berdasarkan surat yang telah dikeluarkan oleh KPU RI nomor 285 tertanggal 24 Maret 2020.

Di mana dalam surat tersebut dilatarbelakangi oleh upaya KPU RI melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 dalam penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2020.  

Cegah Penularan Virus Corona, KPU Bantul Tunda Sejumlah Tahapan Pemilihan

"Berpedoman surat tersebut, KPU Bantul kemudian menunda semua aktivitas yang dilakukan PPK dan PPS. Sampai dengan adanya keputusan lanjutan," kata Didik, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribunjogja.com, Jumat (27/3/2020) 

Penundaan masa kerja untuk PPK sekaligus sekretariat PPK, menurut dia, berlaku efektif sejak tanggal 1 April 2020.

Sedangkan penundaan masa kerja PPS terhitung sejak tanggal 26 Maret 2020. 

Padahal, sesuai PKPU nomor 2 tahun 2020, masa kerja PPK seharusnya sudah dimulai sejak tanggal 1 Maret 2020.

Sementara masa kerja PPS telah diatur sejak tanggal 23 Maret 2020.

Keduanya akan sama-sama berakhir pada tanggal 23 November 2020. 

Gejala Virus Corona Selain Batuk dan Sesak Napas, Berdasarkan Pengalaman Pasien Positif COVID-19

Akibat penundaan tersebut, kata Didik, secara otomatis akan meniadakan tahapan yang ada di tingkat kecamatan dan desa.

"Semuanya tidak ada. Sampai adanya keputusan lebih lanjut dari KPU pusat," terang dia. 

Sebelumnya, KPU Bantul telah melakukan penundaan untuk tiga tahapan Pemilihan yaitu penundaan pelantikan PPS, penundaan pembentukan Petugas Pendaftaran Daftar Pemilih (PPDP) dan penundaan pemutakhiran data pemilih.

Penundaan tersebut tertuang dalam Keputusan KPU Bantul nomor 64/PL.02-Kpt/02/3402/KPU-Kab/ III/2020 tentang Penundaan tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul Tahun 2020, dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved