Menlu Venezuela Sebut Elite Washington Putus Asa Hadapi Maduro

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza menyebut elite pemerintahan AS putus asa menghadapi Presiden Nicolas Maduro.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
el comercio
Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza 

Tuduhan sama diarahkan ke Ketua Majelis Nasional Konstituante Diosdado Cabello Rondon, Jenderal (Purn) Hugo Carvajal Barrios, dan Clive Alcala Cordones, atau Menteri Industri dan Produksi Nasional Tareck Zaidan El Aissami Maddah.

Kepala mereka masing-masing dihargai 10 juta dolar AS.

Departemen Kehakiman AS telah menyusun tuduhan terhadap para pemimpin Venezuela itu, meski secara bukti-bukti tidak sekokoh yang diklaim Jaksa Agung William Barr.

Dakwaan akan diajukan di pengadilan Miami dan New York, atas sangkaan mereka terlibat konspirasi narco-terorisme dengan kelompok gerilyawan Kolombia FARC.

Kelompok itu dituduh membanjiri Amerika Serikat dengan kokain. Langkah hukum dan politik AS ke Venezuela ini mengejutkan di tengah sanksi keras serta pandemic global virus Corona yang sangat merepotkan dunia.

Washington secara terbuka mendorong usaha mendongkel Presiden Maduro dari kepemimpinan Venezuela.

Mereka berusaha mendudukkan pemimpin oposisi Juan Guaido, meski usahanya selalu gagal.

Pemimpin Amerika Latin terakhir yang dituduh melakukan perdagangan narkoba oleh AS adalah Manuel Noriega dari Panama.

Ia didongkel dan ditangkap dan diekstradisi ke AS ata tuduhan tersebut.

Padahal Noriega sejak lama dikenal jadi mitra, sekutu paling menguntungkan bagi CIA yang menjalankan bisnis narkoba demi operasi-operasinya.

Noriega diadili di Miami, atas tuduhan perdagangan narkoba dan pencucian uang.(Tribunjogja.com/RT/xna)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved