Update Corona di Klaten

Diskominfo Klaten Nonaktifkan Wifi untuk Cegah Kerumunan

Tercatat ada 19 lokasi wifi yang dinonaktifkan, guna mencegah terjadinya kerumunan massa untuk menghindari penularan virus corona atau Covid-19.

Dokumentasi Pemkab Klaten
Petugas Kominfo Klaten memberikan keterangan pers seusai menonaktifkan jaringan internet Wifi.id di Taman Lampion Klaten, Jumat pagi, 27 Maret 2020. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Klaten, mulai Jumat, 27 Maret 2020 mematikan atau menonaktifkan sejumlah layanan wifi atau saluran internet gratis di sejumlah tempat strategis.

Tercatat ada 19 lokasi wifi yang dinonaktifkan, guna mencegah terjadinya kerumunan massa untuk menghindari penularan virus corona atau Covid-19. 

Ada tiga petugas Diskominfo yang diterjunkan untuk menonaktifkan jaringan internet wifi.id yang dikelola Diskominfo Klaten masing-masing Wirmias Jimy, Ervin Candi Saputra dan Lilik Kusnanto.

Menurut Wirmias Jimy, penonaktifan wifi.id di tempat strategis merupakan tindak lanjut rapat koordinasi penanganan virus Corona yang dipimpin Bupati Klaten Sri Mulyani di Pendopo Pemkab Klaten, Kamis, 26 Maret 2020. 

Kasus DBD di Klaten Melonjak di Tengah Pandemi Virus Corona

"Ada 19 tempat stretgis yang jaringan wifinya mulai dinonaktifkan masing-masing Alun-alun Klaten 2 tempat, Stadion Trikoyo, Taman Lampion 2 tempat, Taman Gergunung, Makam Sunan Pandanaran. Kemudian, Taman Nartosabdo, Masjid Agung Al Aqsha Klaten, Taman Koplakan Andong, Taman Jatinom, Taman Country, Taman Pemda Klaten, Taman Perwari, Kodim Klaten, GOR Gelarsena dan Taman Kali Lunyu Klaten," kata petugas Diskominfo Klaten Wirmias Jimy.

Pada kesempatan yang sama dan untuk kesekian kalinya, Palang Merah Indonesia (PMI) Klaten melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Taman Lampion Klaten.

Tujuannya, untuk membunuh berbagai virus yang mungkin ada di sejumlah titik di Taman Lampion termasuk virus corona atau Covid-19 karena Taman Lampion masih sering dikunjungi warga. 

Suyono Eko didampingi Sunardi selaku Relawan PMI Klaten di Taman Lampion Klaten, Jumat pagi, 27 Maret 2020 mengatakan, kegiatan penyemprotan disinfektan di Taman Lampion Klaten didukung 10 relawan PMI Klaten.

Gejala Virus Corona Selain Batuk dan Sesak Napas, Berdasarkan Pengalaman Pasien Positif COVID-19

Para relawan juga dilengkapi hand sprayer yang sudah diisi cairan disinfektan yang sudah diracik PMI Klaten dan tidak membahayakan manusia. 

Menurut Suyono Eko, kegiatan penyemprotan di Taman Lampion Klaten dilakukan sesuai himbauan Bupati Klaten Sri Mulyani dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) bahwa penyemprotan disinfektan di tempat strategis tidak hanya dilakukan sekali saja, namun harus dilakukan secara berkala tiga atau empat hari sekali. 

"Adapun tempat strategis yang sudah dilakukan penyemprotan disinfektan antara lain Gedung Dinas Perhubungan, Bank Klaten, Masjid Agung Al Aqsha Klaten. Kemudian Masjid Raya Klaten, Alun-alun Klaten, SMPN 2 Klaten, Terminal Ir Soekarno Klaten, Stasiun Klaten dan tempat-tempat keramaian lainnya," kata Suryono Eko. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved