Yogyakarta
Inilah Pencetus Ide Bagi Nasi Gratis Jogja Hingga Relawan Covid-19
Aksi bagi nasi gratis ini juga dilakukan di masjid seminggu sekali setiap hari Jumat dan Panti Asuhan sebulan sekali.
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Ari Nugroho
Ditambah dengan adanya wabah covid 19 sekarang ini, ia berharap dapat membantu masyarakat ekonomi menengah kebawah.
• Tim Polda DIY Patroli Hingga Sudut Daerah Minta Warga Tak Berkerumun
"Setiap pagi karyawan atau buruh pabrik mengambil untuk sarapan di tempat kerja. Dengan begitu semoga mereka dapat menyisihkan uangnya untuk kebutuhan yang lain," ungkapnya.
Relawan Pembuat Hand Sanitizer dan Penyemprotan Desinfektan
Pemuda alumni dari SMTI (Sekolah Menengah Teknologi Industri) Yogyakarta ini, tak hanya membagikan nasi secara gratis, namun di saat maraknya wabah Covid 19 melakukan aksinya membagikan secara gratis hand sanitizer yang dibuatnya sendiri.
"Kebanyakan dibagikan baru ke masjid-masjid dulu terutama di pinggir jalan di daerah Piyungan, soalnya kemampuannya baru ke masjid," ucapnya.
Untuk hand sanitizer yang dibagikan sebanyak 100 ml hinggal 500 ml.
Tak hanya itu, Ilham dalam melakukan penyemprotan disinfektan dibantu oleh warga sekitar.
Karena kurangnya SDM dan bahan yang digunakan untuk membuat hand sanitizer dan disinfektan kegiatan baru dilakukan di daerah Piyungan dan Pleret saja. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berbagi-aksi-membagikan-nasi-gratis-dan-penyemprotan-disinfektan-di-bantul.jpg)