Tim Polda DIY Patroli Hingga Sudut Daerah Minta Warga Tak Berkerumun

Terlihat seorang petugas kepolisian sedang menjelaskan kepada sekolompok pemuda yang sedang asik memegang gawainya.

Tim Polda DIY Patroli Hingga Sudut Daerah Minta Warga Tak Berkerumun
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Malioboro 

Tim Polda DIY Patroli Hingga Sudut Daerah Minta Warga Tak Berkerumun

TRIBUNJOGJA.COM - Keluarnya kebijakan pemerintah terkait pemutusan mata rantai covid-19 dengan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap di rumah. Namun sepertinya himbauan ini masih dipandang sebelah mata oleh sebagian warganya.

Seperti yang sempat diunggah oleh Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto pada akun media sosialnya. Terlihat seorang petugas kepolisian sedang menjelaskan kepada sekolompok pemuda yang sedang asik memegang gawainya.

Pada postingan tersebut, orang yang kerap disapa Pak Yuli ini menyatakan keprihatinannya bahwa saat ini di beberapa daerah di Indonesia termasuk DIY mengalami bencana wabah covid-19 dan mengharuskan warganya untuk tetap tinggal di rumah agar wabah covid tidak meluas.

"Petugas akan terus berpatroli ke sudut-sudut daerah untuk menghimbau bahkan mengajak agar warga yang masih nongkrong, berkumpul untuk membubarkan diri dan tetap stay di rumah," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2020).

Dirinya menjelaskan bahwa kepolisian akan persuasif jika mendapati warga yang masih berkumpul di luar rumah.

"Petugas saat ini sedang berjuang untuk melawan penyebaran Covid-19, ada yang melakukan penyemprotan (disinfektan), melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan patroli agar warga mengindahkan seruan pemerintah," jelasnya.

Sementara itu tidak sedikit warga netizen turut mengomentari postingan yang diunggah pada 24 Maret yang lalu.

Ada yang mengomentari dengan geram atas prilaku yang masih tidak mengindahkan anjuran pemerintah.

Seperti akun Eko Trijuni yang mengomentari bahwa baiknya petugas menindak tegas terhadap warga yang masih membandel.

"Terlalu sopan Pak, untuk ukuran situasi yang semakin mengkhawatirkan.
Apalagi itu yang malah nyalain rokok sambil main HP. Model orang yang nek dialusi ora nggugu, diatosi keliru. Repot," ujarnya.

Situasi saat ini yang sangat memprihatinkan bagi siapa pun, sudah seharusnya kita sebagai warga juga turut membantu pemerintah untuk tetap di rumah, sehingga mata rantai penyebaran covid-19 dapat teratasi.

"Tidak hanya petugas seperti tenaga kesehatan, kepolisian atau instansi lainnya saja, namun membutuhkan peran dari warga masyarakat, agar kita bisa melalui badai bencana covid-19 ini," tutup Kabidhumas. (*)

Editor: Ikrob Didik Irawan
Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved