Madrid dan London Terancam Hadapi Dampak Covid-19 Lebih Buruk Ketimbang Lombardy di Italia
Madrid dan London menghadapi wabah Coronavirus yang lebih buruk daripada Lombardy di Italia
Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, LONDON - Madrid dan London menghadapi wabah Coronavirus yang lebih buruk daripada Lombardy di Italia.
Data menunjukkan angka kematian dua kali lipat meningkat setiap dua hari.
New York diperkirakan akan menghadapi kesulitan yang sama, atau mungkin lebih berat.
Paparan ini dipublikasikan Daily Mail, Rabu (25/3/2020) WIB.
Analisis baru menunjukkan jumlah kematian di kota-kota tertentu dengan cepat melampaui angka kematian rata-rata nasional.
Di London, kematian berlipat ganda setiap dua hari, sehari lebih cepat dari rata-rata di seluruh Inggris.
Analisa ini hasil penelitian Financial Times.
Dana kemanusiaan untuk menghadapi pandemi global ini terus meningkat karena lebih dari 415.000 orang telah terinfeksi penyakit mematikan ini, dan sudah ada lebih dari 18.000 kematian di dunia.
• AS Siapkan Stimulus Ekonomi Senilai Dua Triliun Dolar untuk Hadapi Dampak Covid-19
• Pneumonia Aneh Muncul di Italia Sejak Oktober 2019, Ahli Menduga Kemungkinan Virus Corona
Wilayah Lombardy, Italia, menggantikan posisi Wuhan di Cina, sebagai wilayah yang paling parah terkena dampak wabah virus Corona.
Pihak berwenang di Italia mengumumkan ada 743 kematian pada Selasa (24/3/2020), sehingga total korban tewas akibat virus Corona di negara ini menjadi 6.820 orang.
Pihak berwenang Italia percaya beberapa tindakan pembatasan yang diambil mungkin mulai berdampak setelah infeksi baru yang terdaftar resmi naik hanya delapan persen.
Angka ini sama persentasenya dengan Senin, tingkat terendah sejak Italia mencatat korban pertama tewas pada 21 Februari 2020.
Lintasan virus yang menyebar cepat menunjukkan kota Madrid dan London bisa menjadi titik panas berikutnya dari wabah ini.
Di Inggris, 87 lebih banyak pasien meninggal semalam di Inggris, termasuk 21 di satu rumah sakit nasional di London.
Jumlah korban tewas di Inggris telah meningkat hampir enam kali lipat dalam waktu seminggu, dengan hanya 71 kematian yang dicatat Selasa lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/virus-corona-di-seluruh-penjuru-dunia_7.jpg)