Wabah Virus Corona

AS Siapkan Stimulus Ekonomi Senilai Dua Triliun Dolar untuk Hadapi Dampak Covid-19

Paket bantuan senilai 2 triliun dolar AS akan disiapkan, guna membantu mereka yang paling terdampak, terutama para pekerja dan sector bisnis.

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Mona Kriesdinar
ist
Ilustrasi keuangan dolar 

AS Siapkan Stimulus Ekonomi Senilai Dua Triliun Dolar untuk Hadapi Dampak Covid-19

TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON – Gedung Putih dan Senat AS akhirnya mencapai kesepakatan terkait program stimulus ekonomi dalam rangka antisipasi dampak wabah virus Corona.

Paket bantuan senilai 2 triliun dolar AS akan disiapkan, guna membantu mereka yang paling terdampak, terutama para pekerja dan sektor bisnis.

Pengumuman akhir negosiasi alot selama berhari-hari ini disampaikan Direktur Urusan Legislatif Gedung Putih, Eric Ueland kepada Foxnews, Rabu (25/3/2020).

"Saudara-saudara, kita sudah menyelesaikan kesepakatan,” kata Eric Ueland saat meninggalkan kantor pemimpin mayoritas, Senat Mitch McConnell (Republik-Kentucky).

Pemimpin minoritas Senat, Chuck Schumer, mengatakan skema stimulus dituangkan dalam UU. Pada intinya stimulus untuk menyokong kelompok informal.

Setiap warga Amerika yang diberhentikan akibat krisis wabah virus Corona, akan mendapatkan gaji yang terlewatkan.

Sedangkan perusahaan akan mendapatkan stimulus keuangan agar perusahaan bisa tetap bertahan dan segera mengembalikan ketika situasi aman.

McConnell mengatakan Senat akan menggelar raoat Rabu pukul 12 waktu Washington, tetapi belum menetapkan waktu pemungutan suara.

Secara aturan dan procedural, debat tentang paket coronavirus akan terjadi pukul 1 malam waktu setempat, kecuali Senat membatalkan pemilihan itu.

"Demokrat akhirnya menerima 'ya' untuk sebuah jawaban," kata McConnell. "Bantuan sedang dalam perjalanan," sambungnya.

Ueland mengatakan kepada wartawan banyak pekerjaan berat terkait negosiasi sudah ia selesaikan, dan dalam beberapa jam akan diperoleh hasil akhirnya.

Paket penyelamatan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini akan memberikan pendaaan langsung ke warga AS, memperluas tunjangan pengangguran dan menyediakan program sebesar $ 367 miliar bagi usaha kecil untuk tetap menggaji pekerja sementara pekerja tinggal di rumah.

Debat paling krusial terakhir menyangkut alokasi dana $ 500 miliar terkait jaminan, pinjaman bersubsidi untuk industri yang lebih besar, termasuk bantuan maskapai penerbangan.

Kubu Demokrat menentang secara alot skema ini, karena mereka ingin mematuhi pembatasan emisi karbon baru. Rumah sakit akan mendapatkan bantuan yang signifikan juga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved