Sains

Ini Sebabnya Bulan Bisa Terlihat di Siang Hari

Pengertian salah yang sangat umum dalam astronomi yakni menjelaskan fenomena ini terjadi karena bulan berhadapan langsung dengan matahari di langit.

Editor: Ari Nugroho
via kompas.com
Ilustrasi Bulan terlihat di siang hari. Fenomena ini dapat diamati setiap hari 

TRIBUNJOGJA.COM - Bulan kadang masih bisa terlihat saat pagi hari dan langit sangat cerah.

Seringkali muncul rasa penasaran, sudah siang, kenapa Bulan masih terlihat?

Ternyata fenomena ini benar-benar sesuatu yang wajar.

Biasanya, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.00 pagi atau sebelum tengah hari.

Pengertian salah yang sangat umum dalam astronomi yakni menjelaskan fenomena ini terjadi karena bulan berhadapan langsung dengan matahari di langit.

Faktanya, seperti melansir Space, Senin (24/3/2020), dalam posisi ini, bulan hanya untuk sekejap yang terjadi selama periode bulan lunar.

NASA Siapkan Misi Selidiki Asteroid Penuh Emas di Antara Mars dan Jupiter

Di mana ini waktu yang tepat untuk bulan purnama, saat jarak bulan sekitar 180 derajat dari Matahari.

Saat masa ini, maka bulan bisa berada di mana saja, dari nol derajat sampai 180 derajat.

Setidaknya secara teori, pada periode tersebut bulan dapat terlihat di langit saat siang hari.

Pada saat bulan purnama, bulan akan berada tepat di seberang matahari.

Ini berarti, bulan terbit tepat saat matahari terbenam, dan akan menghilang saat matahari terbit.

Ini juga satu-satunya malam, di mana gerhana bulan juga dapat terjadi.

Dampak Wabah Covid-19, Astronot Dikarantina Sebelum ke Luar Angkasa

Kendati demikian, gerhana biasanya terjadi hanya dalam satu bulan purnama dari setiap enam periode.

Yakni, saat bayangan Bumi terlalu tinggi atau terlalu rendah untuk menyentuh bulan.

Ada dua faktor yang dapat membuat penampakan Bulan terjadi di siang hari.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved