Fakta Hantavirus di China : Virus dari Tahun 1950 yang Kini Kembali Muncul

Ia menunjukan gejala pneumonia tapi bukan karena virus corona (COVID-19), melainkan oleh virus bernama Hantavirus.

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar

Hantavirus juga bisa berasal dari gigitan tikus yang terinfeksi.

Gejalanya memang mirip dengan COVID-19, seperti demam, sakit kepala, batuk dan sesak napas.

Sindrom paru Hantavirus ini juga sempat muncul di Amerika Serikat (AS) pada tahun 1995, tetapi belum ada kasus yang diketahui menular antar manusia.

“Di Chili dan Argentina, kasus yang jarang terjadi penularan dari orang ke orang telah terjadi” dalam kasus satu untai bernama virus Andes, kata CDC.

"Tidak ada pengobatan khusus, penyembuhan, atau vaksin untuk infeksi hantavirus," CDC memperingatkan.

Mereka juga mengatakan bahwa pasien membutuhkan perawatan intensif untuk membantu mereka melalui periode gangguan pernapasan yang parah.

"Karena itu, jika Anda telah berada di sekitar hewan pengerat dan memiliki gejala demam, nyeri otot dalam, dan sesak napas yang parah, segera temui dokter Anda," demikian bunyi peringatan itu.

Catatan Wabah Hantavirus Menurut WHO

2 Maret 2000

Dua belas kasus yang diduga termasuk 3 kematian akibat Sindrom Paru Hantavirus telah dilaporkan dari Las Tablas dan distrik Guarare, Provinsi Los Santos. Diagnosis telah dikonfirmasi oleh tes serologis (IgM dan IgG positif) pada sampel dari tiga pasien yang selamat.

Pengujian dilakukan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika Serikat.

4 September 2012

Pada 31 Agustus 2012, Kantor Layanan Kesehatan Nasional (NPS) Taman Nasional telah melaporkan enam kasus sindrom paru Hantavirus (HPS) di antara pengunjung Taman Nasional Yosemite di California, Amerika Serikat. Dua dari enam kasus meninggal.

12 September 2012

Hingga 7 September 2012, Layanan Taman Nasional (NPS) telah melaporkan delapan kasus sindrom paru Hantavirus (HPS) di antara pengunjung yang tinggal di Taman Nasional Yosemite di California sejak Juni 2012. Dari jumlah tersebut, tiga di antaranya meninggal dunia dan lima kasus sudah pulih.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved