Gunungkidul

Diduga Keracunan, Satu Keluarga di Playen Dilarikan ke Puskesmas

Satu keluarga di Dusun Banaran V, Banaran, Playen dilarikan ke Puskesmas Playen I pada Rabu (18/03/2020) sore. Mereka diduga keracunan setelah menyant

Istimewa
Salah satu korban keracunan makanan menjalani rawat inap di Puskesmas Playen I, Playen, Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Satu keluarga di Dusun Banaran V, Banaran, Playen dilarikan ke Puskesmas Playen I pada Rabu (18/03/2020) sore.

Mereka diduga keracunan setelah menyantap gulai ayam.

Kapolsek Playen AKP Jusuf Tianotak saat dikonfirmasi peristiwa yang dialami 5 orang tersebut baru dilaporkan pada Rabu (18/03/2020) pagi.

"Laporan kami terima sekitar pukul 08.50 WIB. Kemudian sekitar pukul 09.00 WIB kami datangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Jusuf dihubungi pada Rabu malam.

Karyawan Pabrik Garmen di Ngaglik Diduga Keracunan Ikan Tongkol

Berdasarkan keterangan, R (30) dan S (56), memotong seekor ayam Jawa untuk dimasak gulai pada Senin (16/03/2020) lalu.

Setelah matang, kedua perempuan tersebut kemudian membawa gulai ayam ke sawah untuk dimakan bersama AS (33), Jumiran (57), dan SPP (11).

Gulai tersebut mereka santap usai melakukan panen.

Lantaran masih ada sisa, gulai ayam tersebut dibawa pulang dan dihangatkan kembali pada sore harinya untuk makan malam seluruh anggota keluarga.

"Dua jam kemudian seluruh korban mengalami pusing, mual, dan diare. Besok sorenya dibawa ke Puskesmas oleh 3 saksi kejadian," jelas Jusuf.

Kepolisian lantas memeriksa TKP, mencatat keterangan dari saksi dan korban, termasuk mengamankan sisa gulai ayam yang disantap para korban.

6 Langkah yang Bisa Dilakukan saat Keracunan Makanan

Berdasarkan keterangan dari Kepala Puskesmas Playen I Yolanda, seluruh anggota keluarga tersebut diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap sisa gulai ayam.

Empat korban saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas. Sedangkan J saat ini dalam status rawat jalan dan diijinkan kembali ke rumah.

"Saat ini masih menunggu hasil laboratorium dari sampel sisa makanan untuk memastikan penyebabnya," kata Yolanda.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved