Gunungkidul

Minimalisir COVID-19, PHRI Gunungkidul Minta Seluruh Anggotanya Lakukan Sterilisasi

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul meminta 75 anggotanya untuk selalu menjaga kebersihan serta memantau pergerakan pengunjung

TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Karyawan sebuah rumah makan di Wonosari sedang membersihkan meja makan dengan cairan disinfektan 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul meminta 75 anggotanya untuk selalu menjaga kebersihan serta memantau pergerakan pengunjung atau wisatawan.

Ketua PHRI Gunungkidul Sunyoto mengatakan gerakan tersebut sebagai bentuk dukungan pada pemerintah demi menekan angka penyebaran COVID-19.

"Kami minta mereka menjaga kebersihan tempat, toilet, meja, kursi hingga berbagai fasilitas di hotel dan restoran," kata Sunyoto ditemui di sebuah rumah makan, Wonosari, Rabu (18/03/2020).

Kunjungan Wisata Turun 70 Persen, PHRI Gunungkidul Sebut Pukulan Berat

Selain itu, pengunjung yang keluar-masuk hotel dan restoran diwajibkan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Gerakan dan imbauan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan seluruh anggota PHRI Gunungkidul siang ini.

Pertemuan tersebut turut mengundang pejabat dari Dinas Pariwisata Gunungkidul.

Sunyoto mengatakan akan menyediakan alat deteksi suhu jika anggaran PHRI mencukupi. Suhu tubuh tinggi menjadi salah satu indikator apakah pengunjung tersebut mengalami gejala dari COVID-19.

"Itu tindakan sementara yang bisa kami lakukan hingga saat ini," kata Sunyoto.

Peneliti Temukan Pasien Pertama yang Terinfeksi Virus Corona

Sekretaris Dispar Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan gerakan yang dilakukan PHRI sudah sejalan dengan instruksi Gubernur melalui Dispar DIY.

Instruksi tersebut berupa upaya pembersihan, sterilisasi, serta menjaga higienitas tempat wisata. Selain itu, pelaku wisata juga diminta menerapkan pola hidup sehat sebagai bentuk antisipasi.

"Kampanye-kampanye akan kesadaran kebersihan juga dilakukan, baik oleh pelaku wisata ataupun wisatawan," kata Harry.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved