Breaking News:

Gunungkidul

Kunjungan Wisata Turun 70 Persen, PHRI Gunungkidul Sebut Pukulan Berat

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Sunyoto mengatakan banyak kunjungan wisata yang dibatalkan akibat isu tersebut.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Ketua PHRI Gunungkidul Sunyoto (tengah) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Merebaknya isu Coronavirus alias COVID-19 turut berdampak pada sektor pariwisata di Gunungkidul.

Dampak tersebut berupa penurunan drastis jumlah wisatawan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Gunungkidul Sunyoto mengatakan banyak kunjungan wisata yang dibatalkan akibat isu tersebut.

"Bisa dikatakan ini jadi pukulan berat bagi kami," kata Sunyoto ditemui di sebuah rumah makan, Rabu (18/03/2020).

Enam Pemain dan Staf Espanyol Terinfeksi Virus Corona

Menurut Sunyoto, penurunan kunjungan wisatawan mencapai 70 persen bahkan lebih.

Penurunan tersebut terlihat dari tingkat kunjungan di hotel dan restoran yang menjadi anggota PHRI Gunungkidul.

Ia mengungkapkan pada awal isu Corona, pihaknya sudah kehilangan wisatawan asing dari Singapura, Malaysia, serta Tiongkok.

Namun saat ini wisatawan domestik turut menurun drastis.

Kondisi ini disebabkan oleh kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang melarang warganya melakukan kegiatan ke luar wilayah, termasuk kunjungan wisata dalam bentuk rombongan.

"Sejak 15 Maret kemarin sudah banyak reservasi hotel dan restoran yang dibatalkan. Total ada ribuan wisatawan," ungkap Sunyoto.

CEK INFO Resmi Jumlah Pasien Virus Corona dan Peta Sebaran di DIY di Corona.jogjaprov.go.id

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan penurunan kunjungan wisata hingga 70 persen terjadi sejak 2 minggu lalu.

Menurutnya, penurunan kali ini bahkan lebih signifikan dibanding periode yang sama sebelumnya.

Apalagi saat ini masih dalam masa low season untuk sektor pariwisata.

"Kalau secara pendapatan, penurunannya mencapai 25 persen," kata Harry.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved