Kisah PSK Positif HIV dan Kini Membaktikan Diri Merawat Penderita Lainnya di Yogyakarta
SW adalah salah satu PSK yang terinfeksi virus HIV. Kini ia membaktikan diri di rumah kebaya untuk merawat penderita hiv lainnya
Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Mona Kriesdinar
"Ibuku, kakakku nangis kabeh setiap jumat dikasih doa ngira aku sudah meninggal,"katanya sambil mengeluarkan air matanya.
Semenjak itu ia setiap setahun sekali saat lebaran pulang kerumah.
"setiap lebaran aku pulang setahun sekali kalo ditinggal sini repot soalnya" jelas SW.
Menikah dengan seorang pria
Selama di Bandung SW bertemu dengan seorang pria yang dijadikan sebagai suaminya.
Bahkan suaminya tersebut juga pernah diperkenalkan dengan keluarga.
"keluarga ku juga tau kalau aku punya suami bahkan biyungku ngomong kok bojomu nggantengmen, iyo walaupun aku elek tp aku wegah ndue bojo elek hahahaha" papar SW.
Rutin konsumsi ARV
Hingga sekarang SW masih mengonsumsi obat untuk mencegah penyakit HIV karena memang HIV belum bisa disembuhkan.
Tak hanya itu ia dan mami Vin serta dibantu dengan pengurus lainnya mendirikan LSM Rumah Kebaya.
Selama di rumah kebaya SW berhenti dari dunia malam maupun seks.
Setiap hari ia menghabiskan waktunya untuk bekerja sebagai juru masak di Rumah Kebaya dan mengurus orang yang menderita HIV.
Ia juga fokus mengurus anak kecil N yang ditinggal ibu kandungnya sejak masih bayi.
Sebagai informasi, hingga saat ini belum ada obat untuk HIV. Hanya saja ada obat yang bisa menghambat perkembangan virus HIV, yakni antiretroviral atau ARV. Obat ini mampu menghancurkan unsur-unsur yang dibutuhkan HIV dalam menggandakan diri.
Obat ARV meliputi Efavirenz, Etravirine, Nevirapine, Lamivudin dan Zidovudin. Namun hal ini pun harus dibarengi dengan pemantauan dari tenaga medis untuk mengetahui bagaimana respon tubuh terhadap penggunaan obat tersebut.
Namun baru-baru ini, seorang pria asal London, Inggris bernama Adam Castillejo (40) dinyatakan sembuh dari virus HIV.
Ia menjadi pengidap virus HIV kedua di dunia yang berhasil disembuhkan.
Bahkan dirinya sudah lebih dari 30 bulan tak lagi mengonsumsi obat ARV.
Jurnal The Lancet pada Selasa (10/3/2020) kemarin mempublikasikan kisahnya. Adam Castillejo sembuh dengan menjalani transplantasi sel punca atau disebut juga transplantasi sumsum tulang belakang. (TRIBUNJOGJA.COM)