Bantul
Dua Warga Bantul Masih Hilang
Nenek berusia 74 tahun itu dinyatakan hilang sejak kamis (5/3/2020) lalu, di desa setempat dan hingga Jumat (6/3/2020) sore, belum ditemukan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
Sungai Opak
Selain Mbah Sumijem, warga Bantul yang dinyatakan hilang juga terjadi di Sungai Opak. Tepatnya di Dusun Kembang Songo, Desa Trimulyo, Jetis atas nama Pairin.
Kakek 66 tahun yang berprofesi sebagai pencari pasir di sungai Opak itu diduga hanyut terbawa arus pada Rabu, 4 Maret 2020.
• BREAKING NEWS : Kakek 66 Tahun Asal Bantul Hilang, Diduga Hanyut Terbawa Arus Sungai Opak
Proses pencarian terhadap Pairin masih dilakukan.
Hingga memasuki hari ketiga, korban masih belum ditemukan.
Proses pencarian melibatkan SAR gabungan.
Mereka melakukan penyisiran di sepanjang sungai Opak dari lokasi kejadian sampai muara Opak di Pantai Depok.
Bahkan memasuki hari ketiga, pencarian diperluas sampai penyisiran di pinggiran pantai.
Koordinator Satlinmas Wilayah III Parangtritis, Arief Nugroho mengatakan, sejak tiga hari terakhir volume air sungai Opak mengalami peningkatan seiring dengan intensitas curah hujan di Utara.
Apabila korban hanyut terbawa arus Sungai Opak, maka dimungkinkan sudah terbawa arus sampai muara sungai, sehingga bagian hulu sungai terus dilakukan penyisiran.
Penyisiran, kata dia, dilakukan melalui darat.
"Karena lewat sungai membahayakan," ujar dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/upaya-pencarian-terhadap-mbah-sumijem.jpg)