Dampak Hujan Deras di DIY

Longsor Hingga Pohon Tumbang Terjadi di Gunungkidul Akibat Hujan Seharian

Hujan disertai angin yang terjadi sepanjang hari Kamis (05/03/2020) ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga tanah longsor.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Istimewa
TRC BPBD Gunungkidul dibantu warga saat menangani bekas longsoran dan pohon tumbang di Gedangsari, Kamis (05/03/2020) pagi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Hujan disertai angin yang terjadi sepanjang hari Kamis (05/03/2020) ini menyebabkan sejumlah pohon tumbang hingga tanah longsor.

Peristiwa ini terjadi di beberapa wilayah Gunungkidul.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul Edy Basuki melaporkan peristiwa longsor terjadi di wilayah Kecamatan Gedangsari.

Kasus Antraks Menurun, Warga Gunungkidul Mulai Berani Membeli Daging Sapi dan Kambing

"Longsor terjadi sekitar pukul 03.30 WIB dini hari di Dusun Guyangan, Desa Mertelu," kata Edy dihubungi sore ini.

Menurut Edy, longsor terjadi pada tebing setinggi 10 meter di dusun tersebut.

Akses jalan penghubung antara Desa Mertelu dan Desa Tegalrejo pun sempat terputus.

Longsor tersebut diikuti pula oleh tumbangnya pepohonan di sekitar tebing dan menimpa tiang listrik.

Akibatnya, jaringan listrik sempat padam. Warga pun dengan segera melakukan penanganan atas kejadian tersebut.

Sekitar pukul 05.00 WIB, giliran sebuah pohon jati di Desa Jetis, Saptosari roboh akibat angin kencang.

Batangnya menimpa atap bangunan sekolah yang berada di dekatnya.

Harga Gula Naik, Disperindag Gunungkidul Berharap Ada Intervensi dari Pemda DIY dan BULOG

"Berdasarkan laporan, sama sekali tidak ada korban jiwa dari dua peristiwa tersebut," ujar Edy.

Selain dilakukan mandiri oleh warga, proses penanganan juga dibantu oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Gunungkidul beserta para relawan.

Edy pun kembali mengingatkan warga agar waspada dengan kondisi cuaca esktrem yang berpotensi masih terus terjadi.

"Pohon yang dianggap rawan sebaiknya dipangkas atau ditebang," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved