Gunungkidul

Harga Gula Naik, Disperindag Gunungkidul Berharap Ada Intervensi dari Pemda DIY dan BULOG

Disperindag Gunungkidul hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap situasi harga gula pasir saat ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul hingga saat ini masih terus melakukan pemantauan terhadap situasi harga gula pasir saat ini.

Terakhir, Sekretaris Disperindag Gunungkidul Virgilio Soriano menyampaikan sudah melapor ke Disperindag DIY mengenai kondisi ini.

"Kami laporkan ke provinsi dengan harapan ada intervensi, mengingat saat ini juga mendekati bulan puasa," kata Virgilio dihubungi pada Kamis (05/03/2020).

Jelang Puasa, Harga Gula Pasir di Pasar Argosari Gunungkidul Terpantau Naik

Menurut Virgilio, intervensi yang dilakukan bisa dalam bentuk penetrasi pasar.

Penetrasi adalah tindakan meningkatkan penjualan produk yang tersedia, dalam hal ini terkait gula pasir.

Upaya peningkatan penjualan ini juga diiringi penambahan stok gula pasir dari BULOG selaku instansi yang berwenang.

Lewat kebijakan tersebut, harga gula pasir diharapkan bisa kembali stabil.

Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan

"Itu sebabnya kami berkomunikasi terus dengan Disperindag DIY dan BULOG, sembari menunggu kebijakan yang tepat," jelas Virgilio.

Fajar Faudin (27), pedagang kelontong di Pasar Argosari, Wonosari saat ini juga menerapkan strategi agar tidak merugi mengingat harga gula pasir yang belum stabil.

Sebab menurutnya, harga gula pasir sempat turun beberapa waktu lalu sekitar 20 hingga 30 persen.

Namun harganya kemudian kembali melonjak hingga 40 persen.

"Supaya tidak rugi, stok gula pasir saya ambil sedikit-sedikit," kata Fajar. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved