Dampak Hujan Deras di DIY
Debit Air Sungai Progo Naik
Pascahujan pada Rabu (4/3/2020) hingga Kamis (5/3/2020), mengakibatkan debit air Sungai Progo meningkat hingga lima kali lipat.
Penulis: Andreas Desca | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Andreas Desca Budi Gunawan
TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pascahujan yang melanda sejumlah wilayah di DIY dan Jawa Tengah Rabu (4/3/2020) hingga Kamis (5/3/2020), mengakibatkan debit air Sungai Progo meningkat hingga lima kali lipat.
Terlihat di Kawasan Bendungan Ancol, Kalibawang, tepatnya di bawah pintu air Selokan Mataram dan Kalibawang terpantau debit air di Sungai Progo bergejolak luar biasa.
Bendungan setinggi 7 meter ini pun tidak terlihat karena tertutup oleh aliran air yang sangat deras.
Suara gemuruh air pun terdengar jelas di lokasi tersebut.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
Seorang nelayan tradisional Sungai Progo, Nur Hayadi (60) menyampaikan bahwa debit air Sungai Progo meningkat lima kalilipat dari keadaan normal.
"Sekarang ini pun sudah mulai surut, padahal pagi tadi air masih tinggi. Bahkan sempat naik hingga dua meter," katanya.
Walaupun demikian, peningkatan debit air ini tidak menyurutkan nyali para pencari ikan di wilayah tersebut.
Terpantau ada beberapa orang yang dengan berani mencari ikan.
Mereka menggunakan berbagai alat seperti pancing dan jaring untuk memperoleh ikan yang menepi akibat naiknya debit air di Sungai Progo. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/breaking-news-debit-air-sungai-progo-naik-5-kali-lipat.jpg)