Mengenal Pola Penyebaran dan Penularan Virus Corona Covid-19

Pasien yang menderita Covid-19 menyebarkan partikel-partikel virus lewat droplets (dahak) yang ditransmisikan lewat batuk atau bersin.

Editor: Muhammad Fatoni
newscientist.com
newscientist.com, Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJOGJA.COM - Virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 memang tergolong cepat dalam hal penyebaran.

Namun, masih banyak virus lainnya yang menyebar lebih mudah dan cepat.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), mayoritas virus SARS-CoV-2 menyebar dari satu orang ke orang lainnya lewat kontak dalam radius 1,8 meter.

Pasien yang menderita Covid-19 menyebarkan partikel-partikel virus lewat droplets (dahak) yang ditransmisikan lewat batuk atau bersin.

Partikel tersebut bisa masuk dalam tubuh lewat mulut atau hidung.

Penjelasan Kemenkes RI: Cara Mencegah Virus Corona Sama Seperti Influenza Biasa

Setelah Masker dan Hand Sanitizer, Kini Empon-empon Corona Diburu Warga, Harganya Ikut Naik

Selain itu, memungkinkan bagi seseorang tertular Covid-19 lewat permukaan sebuah benda di mana sudah terdapat partikel SARS-CoV-2.

Namun, mengutip situs Live Science, Rabu (4/3/2020), CDC mempercayai bahwa transmisi seperti ini jarang terjadi.

Beberapa virus corona (SARS, MERS, SARS-CoV-2) bisa hidup di permukaan benda selama beberapa hari.

Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020).
Seorang perempuan memakai masker pelindung mencegah penularan virus korona baru menaiki kereta bawah tanah di Seoul, Korea Selatan, Kamis (20/2/2020). (ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji)

Penelitian membuktikan bahwa virus SARS-CoV-2 bisa bertahan di permukaan benda selama 9 hari lamanya.

Dengan catatan, virus SARS-CoV-2 tidak akan bertahan selama itu jika suhu melebihi 30 derajat Celcius.

Covid-19 vs Cacar

Tidak seperti patogen berbahaya lainnya, virus SARS-CoV-2 diperkirakan tidak bisa bertahan di udara dalam jangka waktu lama.

Lain halnya dengan virus cacar, yang bisa bertahan berjam-jam lamanya usai penderita bersin atau batuk.

Para peneliti mempercayai SARS-CoV-2 bukanlah virus seperti itu.

UPDATE Virus Corona, RSPI Sulianti Saroso Rawat 9 Orang di Ruang Isolasi, 2 Pasien Mulai Membaik

Apakah Efektif Penggunaan Hand Sanitizer untuk Mencegah Virus Corona?

Meski begitu, situs resmi CDC menyebutkan bahwa virus SARS-CoV-2 tetap bisa menyebar dengan cepat dan berkelanjutan dalam masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved