Mengenal Pola Penyebaran dan Penularan Virus Corona Covid-19

Pasien yang menderita Covid-19 menyebarkan partikel-partikel virus lewat droplets (dahak) yang ditransmisikan lewat batuk atau bersin.

Tayang:
Editor: Muhammad Fatoni
newscientist.com
newscientist.com, Ilustrasi virus corona 

“Istilahnya community spread, yang menjangkiti masyarakat berdasarkan wilayah geografis. Community spread adalah ketika orang yang telah terinfeksi SARS-CoV-2 pada sebuah wilayah tidak tahu penyebab mereka bisa terinfeksi,” tulis situs resmi CDC.

Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan.
Para staf di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020), menggunakan pelindung khusus, untuk menghindari serangan virus corona yang mematikan. (AFP/HECTOR RETAMAL)

Dr William Schaffner, Spesialis Penyakit Menular dari Vanderbilt University di Tennessee menyebutkan bahwa cara terbaik adalah menghindari penderita Covid-19 itu sendiri.

“Masker wajah bukanlah proteksi yang efektif untuk orang sehat. Namun bagi orang sakit, bisa menggunakan masker agar batuk atau bersinnya tidak menular ke orang lain,” tuturnya seperti dikutip dari Live Science.

Penelitian baru-baru ini juga membuktikan bahwa ethanol, hydrogen-peroxide atau pembersih disinfektan lainnya efektif dalam menghilangkan virus SARS-CoV-2 yang hinggap pada permukaan benda. (*/kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Benarkah Virus Corona Bisa Menyebar lewat Udara?"

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved