Kriminalitas

Terlilit Hutang, Pengamen Diamankan Polsek Tegalrejo Akibat Curi Motor

Tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai pengamen, menggunakan profesi tersebut sebagai modus saat melancarkan aksinya.

Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon
Polisi menunjukkan barang bukti kasus curanmor yang melibatkan pengamen, Senin (2/3/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Kepolisian sektor (Polsek) Tegalrejo mengamankan S (43) warga Gamping, Sleman akibat kedapatan mencuri sebuah sepeda motor milik warga di bilangan Karangwaru.

Kepada petugas, S mengaku melakukan tindakan tersebut akibat terbelit permasalahan hutang.

Aksi culas S terjadi pada 28 Februari lalu tepatnya di pagi hari sekira pukul 10.30 WIB.

Tersangka yang sehari-harinya bekerja sebagai pengamen, menggunakan profesi tersebut sebagai modus saat melancarkan aksinya.

Kejadian itu bermula saat pelapor yang masih berstatus pelajar bertandang ke rumah rekan wanitanya.

Kabur Setelah Curi Handphone di Pos Satpam di Bantul, 2 Pemuda Diamuk Massa 

Saat masuk, pelapor diketahui lupa mencabut kunci kontak dari sepeda motornya.

Beranjak waktu, sayup-sayup, dirinya mendengar suara S yang tengah mengamen. 

Saat keluar rumah dengan niat hendak memberikan uang kecil, pelapor mendapati sepeda motornya telah raib digondol maling.

Sontak dirinya teriak dan S yang telah kabur berhasil ditangkap warga kurang lebih 1 km dari lokasi kejadian.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh aparat, S mengaku baru sekali melakukan tindakan itu.

Namun, dalam catatan kepolisian dirinya juga pernah melakukan tindakan kriminal lain yakni pencurian barang-barang elektronik berupa handphone.

Kesaksian Korban Susur Sungai SMPN 1 Turi yang Selamat : Sempat Hanyut dan Diselamatkan Temannya

"Berdasarkan pengakuannya dan keterangan saksi, tersangka melancarkan aksinya sendirian. Dia memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi dan keteledoran masyarakat," kata Kapolsek Tegalrejo, Kompol Ardiansyah saat rilis kasus di mapolsek setempat, Senin (2/3/2020).

Kapolsek menambahkan, rentang dua bulan terakhir pihaknya telah mengamankan dua buah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah setempat.

Serupa dengan insiden S, pada kasus pertama kejadian juga bermula saat korban lupa mencabut kunci kontak usai mengendarai kendaraan miliknya. 

"Mungkin niat awal tidak ada, tapi karena kebetulan ada kesempatan maka timbul niat jahat," terangnya.

Dari tangan S petugas menyita barang bukti berupa satu buah sepeda motor jenis Honda Vario 125, dan akibat tindakannya S mesti meringkuk di balik jeruji besi akibat melanggar pasal 362 KHUP dengan ancaman pidana maksimal lima tahun. (TRIBUNJOGJA.COM

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved