Gunungkidul
Sensus Penduduk 2020 Bisa Dilakukan Secara Online hingga 31 Maret
Proses sensus penduduk secara online bisa dilakukan melalui situs sensus.bps.go.id.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sensus Penduduk (SP) kembali dilaksanakan pada 2020 ini.
Sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun ini untuk pertama kalinya akan dilakukan lewat dua cara, yaitu online dan manual.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Gunungkidul Sumarwiyanto mengatakan proses sensus secara online sudah dilakukan sejak 15 Februari hingga 31 Maret mendatang.
"Masyarakat yang sudah memahami dan terbiasa menggunakan internet diharapkan bisa berpartisipasi secara mandiri," kata Sumarwiyanto ditemui pada Senin (02/03/2020).
• Potensi Cuaca Ekstrem, BPBD Gunungkidul Rilis Surat Edaran
Proses sensus penduduk secara online bisa dilakukan melalui situs sensus.bps.go.id.
Warga bisa mendaftar dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), serta membuat kata kunci alias password.
Password ini menjadi kunci utama warga saat mengakses dan menginput data-data kependudukan ke dalam situs BPS tersebut.
Sumarwiyanto mengatakan koordinasi dan sosialisasi SP 2020 tingkat kecamatan hingga desa di Gunungkidul rampung dilakukan.
Sosialisasi diikuti praktek yang melibatkan Operator SID (Sistem Informasi Desa).
"Nanti dari Operator kemudian memberikan sosialisasi lagi ke tingkat dusun hingga RT dan RW," jelasnya.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
Setelah proses online, SP akan dilakukan secara manual di mana petugas akan mendatangi warga yang belum mengikuti pendataan secara online.
Meskipun demikian, Sumarwiyanto mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Disdukcapil terkait data administrasi kependudukan sebagai data dasar.
Kabid Kependudukan Disdukcapil Gunungkidul Arisandy Purba berharap data dasar yang sudah diberikan bisa membuat proses pencatatan penduduk oleh BPS bisa lebih akurat.
"Harapannya nanti Disdukcapil dan BPS bisa saling bekerjasama dalam mewujudkan satu data kependudukan yang sinkron," kata Arisandy.
Selain itu, ia berharap hasil SP 2020 nantinya bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Disdukcapil untuk memastikan jumlah penduduk Gunungkidul yang sesungguhnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)