Breaking News:

Update Banjir Bandang Magelang

BREAKING NEWS: Penanganan Pascabanjir Bandang di Magelang Fokus ke Pembersihan Material

Petugas gabungan fokus pada pembersihan material sampah atau pun lumpur yang dibawa banjir ke dalam permukiman warga.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Sebanyak 170 petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, relawan, komunitas kebencanaan dan masyarakat diterjunkan untuk menangani bencana banjir bandang di Dusun Semen dan Mudan, Desa Salamkanci, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Minggu (1/3/2020). Petugas terus bertambah hingga siang ini, sampai ada 530 personel yang terus bergabung. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Penanganan paska bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Dusun Semen dan Mudan, Desa Salamkanci, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang masih terus dilakukan, Senin (2/3/2020).

Petugas gabungan fokus pada pembersihan material sampah atau pun lumpur yang dibawa banjir ke dalam permukiman warga.

"Hari ini kami melanjutkan pekerjaan kemarin yang belum selesai. Pembersihan material sampah atau apa saja dari hutan yang terbawa oleh banjir bandang kemarin. Kita sudah 70 persen selesai. Setelah itu pengembalian infrastrukturnya," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, Senin (2/3/2020) saat diwawancarai di lokasi bencana.

Edy mengatakan, hingga semalam, tercatat 61 jiwa yang masih mengungsi ke tempat pengungsian di TPA Derepan.

Kesaksian Warga Soal Banjir Bandang di Bandongan Magelang, Tiba-tiba Muncul Suara Gemuruh

Hal ini melihat masih ada potensi ancaman atau kerawanan yang diharapkan tidak akan terjadi.

Sehingga untuk langkah pencegahan, warga tetap mengungsi ke tempat pengungsian.

"Semalam di TPA Derepan, kami masih melayani 61 jiwa yang mengungsi. Karena memang sebenarnya masih ada ancaman. Semoga ancaman tidak menjadi riil dan hanya ancaman saja. Tetapi untuk kehati-hatian, mereka mengungsi ke tempat pengungsian kemarin," tuturnya.

Dikatakan oleh Edy, kebutuhan pengungsi di tempat pengungsian sejauh ini sudah tercukupi.

Logistik untuk warga telah mencukupi, terlebih saat banyak bantuan berdatangan dari masyarakat, perusahaan dan pihak lain.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved