Breaking News:

Sleman

Tak Ada Calon Perseorangan di Pilkada Sleman

Dengan tidak adanya calon yang menyerahkan berkas, maka di Pilkada Sleman 2020 dipastikan tidak ada calon perseorangan.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

"KPU Kab Sleman telah memberikan bimtek kepada tim bapaslon. Konsultasi juga dilayani beberapa melalui helpdesk. Rakor juga sudah dilaksanakan," ungkapnya.

Dan dalam proses rakor tersebut, ternyata kedua pasangan bakal calon meminta perpanjangan waktu untuk memenuhi kuota pendukung.

Trapsi menilai keduanya telah berupaya keras memenuhi persyaratan.

Namun sampai 23 Februari, kedua pasangan batal menyerahkan dokumen persyaratan.

Pilkada Bantul Dipastikan Tak Ada Calon Independen

"Sempat ada nego di rakor untuk mengurangi jumlah kuota pendukung. Tapi syarat itu sudah ada ketentuannya di undang-undang. Kalau mengubah ya harus di Senayan," terangnya.

Trapsi menjelaskan, untuk bisa maju sebagai calon perseorangan dalam Pilkada Sleman 2020, pasangan calon harus mampu mengumpulkan total dukungan sebanyak 58.096 dari masyarakat.

Dukungan tersebut juga diharuskan mencakup semua wilayah kecamatan yang ada di Sleman, yang terdiri dari 17 kecamatan.

"Sebenarnya konstitusi sudah membuka peluang bagi masyarakat untuk jadi bupati dan wakil bupati lewat jalur independen maupun parpol. Dan secara hukum kedua paslon dinyatakan batal menyerahkan," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved