Yogyakarta

SKMA Fokus Kembangkan Tanaman Langka

Tak hanya di DIY, Alumni SKMA juga ingin melestarikan seluruh tanaman langka dari berbagai provinsi di Indonesia.

SKMA Fokus Kembangkan Tanaman Langka
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Nur Sumedi (kanan) dan Asep Kurnia (kiri) perwakilan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA COM, YOGYA - Upaya pelestarian tanaman khas DIY terlebih untuk jenis yang langka terus dilakukan Balai Besar Bioteknologi dan Pemulihan Tanaman Hutan Purwibinangun.

Kepala Balai Besar, Nur Sumedi mengatakan bahwa pihaknya memiliki koleksi tanaman langka DIY di antaranya Timoho, Nogosari Putih, Gandaria, dan sebagainya.

"Jadi ada namanya indeks kelangkaan, ada danger, terancam, sampai punah," bebernya seusai bertemu dengan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan, Jumat (21/2/2020).

Ia membeberkan ada berbagai faktor yang membuat tanaman tertentu menjadi langka.

BREAKING NEWS : Polda DIY Tetapkan 1 Orang Tersangka dalam Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi

Misalkan habitat yang terancam karena konversi, dari yang awalnya hutan lalu semua pohon ditebangi dan menjadi alih fungsi lahan.

"Ada yang regenerasi susah. Apalagi lingkungannya sudah berubah. Lalu ada tanaman daur atau umur tebang panjang dan regenarasi susah misal Ulin dan Eboni bisa ditebang setelah usia 80 tahun. Kalau saat ini, yang ada di alam yang sudah besar ditebangi, regenerasi susah, jadi langka," terangnya.

Nur mengatakan bahwa selain mengenalkan program yang sedang berjalan, ia juga membawa nama Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA).

Tidak hanya memiliki visi melestarikan tanaman langka di DIY, Alumni SKMA juga ingin melestarikan seluruh tanaman langka dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Dulu Pak Gubernur pernah menyampaikan, bahwa Imogiri dihiasi tanaman khas Yogya. Saat ini yabg sudah berjalan di Tahura. Alumni SKMA mencoba memperluas tanaman khas Nusantara juga. Tanaman langka dan khas kalau tidak diselamatkan bisa hilang," ucap Nur.

Halaman
12
Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved